Ahok masukan anggaran cegah tawuran di RAPBD
Senin, 19 November 2012 - 18:58 WIB
Ahok masukan anggaran cegah tawuran di RAPBD
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), diusulkan untuk memasukkan anggaran pencegahan tawuran dalam Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) DKI di bidang Pendidikan untuk tahun 2013.
Usulan ini, diungkapkan oleh Ketua Umum Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ) Retno Listiyati. "Kami tawarkan kepada wagub untuk dialokasian anggaran untuk pencegahan tawuran, dan wagub menyetujui usulan tersebut," kata Retno di Gedung Balaikota, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Retno juga mengusulkan untuk merubah proses penerimaan siswa baru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 70 dengan SMAN 6. Hal ini dilakukan untuk mencegah maraknya aksi tawuran di kedua sekolah.
"Kami usulkan SMAN 70 khusus perempuan, dan SMAN 6 khusus laki-laki. Kami yakin, itu bisa memutus mata rantai tawuran. Yang ada malah mereka nanti pacaran," jelasnya.
Selain itu, jam sekolah di Jakarta juga disarankan untuk dikembalikan ke waktu normal seperti dulu. Dimana saat ini jam sekolah pada pukul 06.30 WIB dikembalikan ke pukul 07.00 WIB.
Karena jam sekolah yang berlaku sekarang membuat para siswa tidak dapat konsentrasi dalam belajar. "Malah kami temukan ada penyakit lambung, karena tidak sarapan pagi, karena berangkat sekolahnya kepagian," tukas Retno.
Usulan ini, diungkapkan oleh Ketua Umum Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ) Retno Listiyati. "Kami tawarkan kepada wagub untuk dialokasian anggaran untuk pencegahan tawuran, dan wagub menyetujui usulan tersebut," kata Retno di Gedung Balaikota, Jakarta, Senin (19/11/2012).
Retno juga mengusulkan untuk merubah proses penerimaan siswa baru di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 70 dengan SMAN 6. Hal ini dilakukan untuk mencegah maraknya aksi tawuran di kedua sekolah.
"Kami usulkan SMAN 70 khusus perempuan, dan SMAN 6 khusus laki-laki. Kami yakin, itu bisa memutus mata rantai tawuran. Yang ada malah mereka nanti pacaran," jelasnya.
Selain itu, jam sekolah di Jakarta juga disarankan untuk dikembalikan ke waktu normal seperti dulu. Dimana saat ini jam sekolah pada pukul 06.30 WIB dikembalikan ke pukul 07.00 WIB.
Karena jam sekolah yang berlaku sekarang membuat para siswa tidak dapat konsentrasi dalam belajar. "Malah kami temukan ada penyakit lambung, karena tidak sarapan pagi, karena berangkat sekolahnya kepagian," tukas Retno.
(san)