Jokowi: Dewa saja belum tentu bisa kok
Senin, 19 November 2012 - 15:33 WIB
Jokowi: Dewa saja belum tentu bisa kok
A
A
A
Sindonews.com - Dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di DKI Jakarta, memang tidak mudah untuk menyelesaikannya membutuhkan proses. Terutama yang berhubungan dengan permasalahan banjir yang mulai menghantui warga Jakarta dan kemacetan.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).
"Itu adalah perlu proses ya, perlu proses. Ya apa (lagi) banjir, ya macet itu perlu proses. Jadi jangan mengharapkan saya kayak dewa langsung balik tangan selesai semuanya masalah banjir, masalah genangan. Entah banjir, entah yang namanya ujan kan enggak mungkin," katanya.
Dia juga sempat berkelakar, dewa saja belum tentu mampu untuk menyelesaikannya permasalahan di Jakarta dengan waktu singkat.
"Dewa saja belum tentu bisa kok. Dalam waktu singkat ya. Artinya yang bisa dilakukan dalam waktu singkat, ya itu minggu kemarin gerakan kerja bhakti di seluruh titik, ya itu. Apa itu keruk-keruk selokan, kali-kali kecil yang ada di kampung, ya itu," jelasnya.
Di sisi lain, katanya, masih banyak permasalahan di Jakarta yang perlu diselesaikan terlebih dulu baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang.
Salah satunya yakni permasalahan BKT, kemudian Cengkareng street, kali pesanggrahan, membelokkan air yang ada dari atas ke waduk yang direncanakan di Ciawi yang diakui memerlukan proses jangka panjang.
"Berpuluh-puluh tahun saja belum rampung, saya baru empat minggu aja dikejar-kejar," keluh mantan Wali Kota Solo itu.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/11/2012).
"Itu adalah perlu proses ya, perlu proses. Ya apa (lagi) banjir, ya macet itu perlu proses. Jadi jangan mengharapkan saya kayak dewa langsung balik tangan selesai semuanya masalah banjir, masalah genangan. Entah banjir, entah yang namanya ujan kan enggak mungkin," katanya.
Dia juga sempat berkelakar, dewa saja belum tentu mampu untuk menyelesaikannya permasalahan di Jakarta dengan waktu singkat.
"Dewa saja belum tentu bisa kok. Dalam waktu singkat ya. Artinya yang bisa dilakukan dalam waktu singkat, ya itu minggu kemarin gerakan kerja bhakti di seluruh titik, ya itu. Apa itu keruk-keruk selokan, kali-kali kecil yang ada di kampung, ya itu," jelasnya.
Di sisi lain, katanya, masih banyak permasalahan di Jakarta yang perlu diselesaikan terlebih dulu baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang.
Salah satunya yakni permasalahan BKT, kemudian Cengkareng street, kali pesanggrahan, membelokkan air yang ada dari atas ke waduk yang direncanakan di Ciawi yang diakui memerlukan proses jangka panjang.
"Berpuluh-puluh tahun saja belum rampung, saya baru empat minggu aja dikejar-kejar," keluh mantan Wali Kota Solo itu.
(mhd)