Angga diduga derita gizi buruk
Sabtu, 17 November 2012 - 03:09 WIB
Angga diduga derita gizi buruk
A
A
A
Sindonews.com - Seorang Balita bernama Angga Saputra (1,3) diduga menderita gizi buruk dan sudah sekitar 12 hari menjalani rawat inap di bangsal anak, lantai 2, ruangan G 18 kelas 3, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang.
Selain terindikasi menderita gizi buruk, anak kedua pasangan Gunadi (27) buruh timah di Bangka dan Jepul (26) ibu rumah tangga juga menderita lumpuh layu.
Menurut keterangan Jepul, ibu Angga yang tinggal di Desa Talang Cempedak, Dusun 1, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, sakit diderita putra tercintanya berawal dari demam selama tiga hari. Sempat di periksakan ke bidan Hera di Kecamatan Rambutan, namun bidan setempang angkat tangan dan menyarankan untuk di bawa ke rumah sakit RSUD Bari Palembang.
Atas saran bidan tersebut, Senin 5 November 2012 lalu, Angga malang dibawa ke RSUD Bari Palembang untuk menjalani perawatan. Meskipun balita malang itu sudah mendapatkan perawatan terbaik dari pihak RSUD Bari, namun hingga Jumat 16 November 2012, berat badan Angga hanya 5,3 Kg.
“Angga juga tak memiliki selera makan seperti balita normal seumurnya,” ujar ibu Angga yang mengaku biaya pengobatan mengunakan program Jamkesmas.
Terpisah Dr Hadi SPa yang merawat pasien Angga mengatakan, Angga diketahui mengalami ganguan gizi buruk dan perlu menjalani perawatan dan terapi khusus.
"Untuk pasien Angga ini sendiri perlu menjalani fisioterapi, supaya mengembalikan kesehatannya setidaknya bisa duduk dan makan, untuk terapi sendiri dibutuhkan waktu 14 hari, paling lama 21 hari untuk perbaiki gizi,”tambahnya.
Selain terindikasi menderita gizi buruk, anak kedua pasangan Gunadi (27) buruh timah di Bangka dan Jepul (26) ibu rumah tangga juga menderita lumpuh layu.
Menurut keterangan Jepul, ibu Angga yang tinggal di Desa Talang Cempedak, Dusun 1, Kecamatan Jejawi, Kabupaten OKI, sakit diderita putra tercintanya berawal dari demam selama tiga hari. Sempat di periksakan ke bidan Hera di Kecamatan Rambutan, namun bidan setempang angkat tangan dan menyarankan untuk di bawa ke rumah sakit RSUD Bari Palembang.
Atas saran bidan tersebut, Senin 5 November 2012 lalu, Angga malang dibawa ke RSUD Bari Palembang untuk menjalani perawatan. Meskipun balita malang itu sudah mendapatkan perawatan terbaik dari pihak RSUD Bari, namun hingga Jumat 16 November 2012, berat badan Angga hanya 5,3 Kg.
“Angga juga tak memiliki selera makan seperti balita normal seumurnya,” ujar ibu Angga yang mengaku biaya pengobatan mengunakan program Jamkesmas.
Terpisah Dr Hadi SPa yang merawat pasien Angga mengatakan, Angga diketahui mengalami ganguan gizi buruk dan perlu menjalani perawatan dan terapi khusus.
"Untuk pasien Angga ini sendiri perlu menjalani fisioterapi, supaya mengembalikan kesehatannya setidaknya bisa duduk dan makan, untuk terapi sendiri dibutuhkan waktu 14 hari, paling lama 21 hari untuk perbaiki gizi,”tambahnya.
(ysw)