Menolak dibui, Warga Mangkutana ditembak
Jum'at, 16 November 2012 - 19:39 WIB
Menolak dibui, Warga Mangkutana ditembak
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pemuda di Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditembak petugas ketika berusaha kabur saat akan dijebloskan ke penjara.
Sebelumnya, Marzuki (19) seorang warga Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur ditangkap karena terlibat pengeroyokan.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Andi Firman, ketika di hubungi menceritakan kronologis tertembaknya pemuda yang beralamat di Kompleks Perumahan Cendana Hitam tersebut sekira pukul 02.00 Wita Jumat (16/11/2012) dinihari.
Menurut Firman, awalnya korban akan digelandang ke Polsek Mangkutana karena terlibat dalam kasus penganiayaan seorang warga Mangkutana.
Namun, ketika Marzuki akan dimasukkan dalam tahanan, ia melakukan perlawanan pada tiga petugas jaga yang tengah piket malam itu.
“Marzuki berhasil kabur dari Polsek setelah melompati posko penjagaan. Sesaat kemudian dia dikejar oleh petugas piket di Mangkutana,” tutur Andi Firman melanjutkan.
Anggota Polsek Mangkutana, Aiptu Sumantri yang mengejar Marzuki saat itu melepaskan tiga kali tembakan peringatan tapi tak diindahkan.
Akhirnya petugas melumpuhkan Marzuki dan mengenai bagian punggung kanan tembus ke dada Marzuki. Hingga berita ini diturunkan, tim dokter RSUD I Lagaligo Wotu, masih berupaya mengeluarkan peluru yang bersarang di tubuh Marzuki.
“Kami (polisi) masih terus mendalami kasus tertembaknya warga Mangkutana itu," pungkasnya.
Sebelumnya, Marzuki (19) seorang warga Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur ditangkap karena terlibat pengeroyokan.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Andi Firman, ketika di hubungi menceritakan kronologis tertembaknya pemuda yang beralamat di Kompleks Perumahan Cendana Hitam tersebut sekira pukul 02.00 Wita Jumat (16/11/2012) dinihari.
Menurut Firman, awalnya korban akan digelandang ke Polsek Mangkutana karena terlibat dalam kasus penganiayaan seorang warga Mangkutana.
Namun, ketika Marzuki akan dimasukkan dalam tahanan, ia melakukan perlawanan pada tiga petugas jaga yang tengah piket malam itu.
“Marzuki berhasil kabur dari Polsek setelah melompati posko penjagaan. Sesaat kemudian dia dikejar oleh petugas piket di Mangkutana,” tutur Andi Firman melanjutkan.
Anggota Polsek Mangkutana, Aiptu Sumantri yang mengejar Marzuki saat itu melepaskan tiga kali tembakan peringatan tapi tak diindahkan.
Akhirnya petugas melumpuhkan Marzuki dan mengenai bagian punggung kanan tembus ke dada Marzuki. Hingga berita ini diturunkan, tim dokter RSUD I Lagaligo Wotu, masih berupaya mengeluarkan peluru yang bersarang di tubuh Marzuki.
“Kami (polisi) masih terus mendalami kasus tertembaknya warga Mangkutana itu," pungkasnya.
(ysw)