BMSDA Depok tuding properti biang kerok banjir
Jum'at, 16 November 2012 - 13:12 WIB
BMSDA Depok tuding properti biang kerok banjir
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok mengaku belum bisa menangani jumlah titik banjir dengan optimal. Terbukti dari tahun ke tahun jumlah titik banjir selalu saja berjumlah 33 titik, tak pernah berkurang.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Depok Hery Gumilar justru menuding sektor proprti sebagai penyebab banjirnya Depok saat ini.
“Mengapa titik banjir kok tak berkurang, ini ada kaitannya dengan pengembangan kota Depok, alih fungsi lahan, perkembangan perumahan, ini yang biasanya menimbulkan permasalahan banjir,” kata Hery kepada wartawan, di ruangannya, Jumat (16/11/12).
Hery mengklaim pemerintah kota sudah mengarahkan para investor properti untuk memenuhi syarat-syarat mencegah banjir saat membangun perumahan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
"Memang kita sudah mengarahkan sedemikian rupa supaya tak terjadi hal itu, di dalam implementasinya di lapangan seringkali ada penyimpangan, ini yang harus dikerjakan, properti kami selalu rekomendasikan bikin pil banjir sudah diarahkan sedemikian rupa secara teknisnya, ini yang harus dikejar dan diluruskan jangan lari dari arahan-arahan," ungkapnya.
Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Depok Hery Gumilar justru menuding sektor proprti sebagai penyebab banjirnya Depok saat ini.
“Mengapa titik banjir kok tak berkurang, ini ada kaitannya dengan pengembangan kota Depok, alih fungsi lahan, perkembangan perumahan, ini yang biasanya menimbulkan permasalahan banjir,” kata Hery kepada wartawan, di ruangannya, Jumat (16/11/12).
Hery mengklaim pemerintah kota sudah mengarahkan para investor properti untuk memenuhi syarat-syarat mencegah banjir saat membangun perumahan dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB).
"Memang kita sudah mengarahkan sedemikian rupa supaya tak terjadi hal itu, di dalam implementasinya di lapangan seringkali ada penyimpangan, ini yang harus dikerjakan, properti kami selalu rekomendasikan bikin pil banjir sudah diarahkan sedemikian rupa secara teknisnya, ini yang harus dikejar dan diluruskan jangan lari dari arahan-arahan," ungkapnya.
(rsa)