Jokowi tambah anggaran Kartu Sehat Rp1 T
Senin, 12 November 2012 - 18:22 WIB
Jokowi tambah anggaran Kartu Sehat Rp1 T
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) menambah anggaran program Kartu Jakarta Sehat dari sebelumnya Rp900 miliar, menjadi Rp1 triliun, pada tahun depan 2013.
Dia merinci, anggaran Rp900 miliar yang dianggarkan sebelumnya berasal dari Rp700 miliar dari dana sisa anggaran masa pemerintahan mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke).
"Kira-kira Rp1 (triliun) lah tahun depan," ujar Jokowi kepada wartawan di Tanah Tinggi, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Terkait anggaran yang cukup besar, dalam penanganan Kartu Jakarta Sehat ini, Jokowi meminta dengan tegas tentang kontrolisasi dalam manajemen keuangan. Hal ini penting dilakukan, karena segala kegiatan bergantung pada permasalahan keuangan.
"Yang paling penting manajemen keuangan, agar semuanya bisa dikontrol," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi mengatakan, Kartu Jakarta Sehat yang dia gembar-gemborkan saat ini, memiliki banyak keunggulan. Di antaranya, billing system yang lebih memudahkan dalam mengontrol manajemen keuangan.
"Pertama, manajemen keuangan lebih terkontrol. Kedua, ada rapornya. Bulan Januari sakitnya panu, Februari sakitnya panas, Maret sakitnya kurap. Semua raporannya ada dalam kartu itu. Dan yang ketiga, urusnya gampang. Tidak perlu ke RT/RW, kelurahan, asal punya KTP DKI," imbuhnya.
Dia merinci, anggaran Rp900 miliar yang dianggarkan sebelumnya berasal dari Rp700 miliar dari dana sisa anggaran masa pemerintahan mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo (Foke).
"Kira-kira Rp1 (triliun) lah tahun depan," ujar Jokowi kepada wartawan di Tanah Tinggi, Jakarta, Senin (12/11/2012).
Terkait anggaran yang cukup besar, dalam penanganan Kartu Jakarta Sehat ini, Jokowi meminta dengan tegas tentang kontrolisasi dalam manajemen keuangan. Hal ini penting dilakukan, karena segala kegiatan bergantung pada permasalahan keuangan.
"Yang paling penting manajemen keuangan, agar semuanya bisa dikontrol," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Jokowi mengatakan, Kartu Jakarta Sehat yang dia gembar-gemborkan saat ini, memiliki banyak keunggulan. Di antaranya, billing system yang lebih memudahkan dalam mengontrol manajemen keuangan.
"Pertama, manajemen keuangan lebih terkontrol. Kedua, ada rapornya. Bulan Januari sakitnya panu, Februari sakitnya panas, Maret sakitnya kurap. Semua raporannya ada dalam kartu itu. Dan yang ketiga, urusnya gampang. Tidak perlu ke RT/RW, kelurahan, asal punya KTP DKI," imbuhnya.
(san)