Wartawan gadungan ditangkap bawa ekstasi
Jum'at, 09 November 2012 - 20:03 WIB
Wartawan gadungan ditangkap bawa ekstasi
A
A
A
Sindonews.com - Budi Imam Safii Bin Misjan tertangkap tangan oleh pihak Polres Muba saat menyimpan narkoba berupa satu butir pil ekstasi. Pil setan warna merah muda berlogo hati (love) ditemukan petugas di saku celana panjangnya.
Budi ditangkap saat petugas melakukan razia kendaraan di Simpang Gardu Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais. Pihak kepolisian curiga karena mobil Toyota avanza warna putih BG 15 MA memiliki nomor polisi dimodifikasi yang diduga palsu.
Saat disetop petugas, di dalam mobil terdapat dua pasangan muda mudi. Petugas pun meminta agar sopir menunjukkan surat-surat kendaraan. Namun permintaan petugas tak diindahkan pelaku. Polisi pun semakin curiga sehingga menyuruh pelaku turun untuk dilakukan penggeledahan. Di saku celana panjangnya polisi menemukan satu buah ekstasi. Namun dalam penggeledahan tersebut pelaku sempat berontak dan mengaku dari wartawan dengan menunjukkan kartu pers yang tertulis “wali nusantara”.
Kapolsek Lais, AKP Bakhtiar membenarkan telah terjadi penangkapan oknum yang mengaku dari wartawan. Menurut Bakhtiar, pelaku bersama rekannya Marta sempat adu mulut dengan petugas dan mengaku dari wartawan. Namun petugas berhasil menemukan barang bukti berupa satu butir jenis pil ekstasi.
“pelaku saat kita geladah tidak mau, akhirnya dibantu tiga petugas yang memegangi kedua tanggannya untuk menggeledah dan mendapati barang butir ekstasi,” ucap Bakhtiar.
Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Marta salah seorang rekan pelaku yang sama-sama satu mobil mengaku tidak tahu jika temannya membawa pil ekstasi. Dia bersama temannya itu mengaku tengah melakukan peliputan investigasi. Namun dalam perjalanan terkena razia polisi.
“Aku tidak tahu cuma saksi saja, kami ada liputan investigasi,” tandasnya.
Budi ditangkap saat petugas melakukan razia kendaraan di Simpang Gardu Desa Teluk Kijing III Kecamatan Lais. Pihak kepolisian curiga karena mobil Toyota avanza warna putih BG 15 MA memiliki nomor polisi dimodifikasi yang diduga palsu.
Saat disetop petugas, di dalam mobil terdapat dua pasangan muda mudi. Petugas pun meminta agar sopir menunjukkan surat-surat kendaraan. Namun permintaan petugas tak diindahkan pelaku. Polisi pun semakin curiga sehingga menyuruh pelaku turun untuk dilakukan penggeledahan. Di saku celana panjangnya polisi menemukan satu buah ekstasi. Namun dalam penggeledahan tersebut pelaku sempat berontak dan mengaku dari wartawan dengan menunjukkan kartu pers yang tertulis “wali nusantara”.
Kapolsek Lais, AKP Bakhtiar membenarkan telah terjadi penangkapan oknum yang mengaku dari wartawan. Menurut Bakhtiar, pelaku bersama rekannya Marta sempat adu mulut dengan petugas dan mengaku dari wartawan. Namun petugas berhasil menemukan barang bukti berupa satu butir jenis pil ekstasi.
“pelaku saat kita geladah tidak mau, akhirnya dibantu tiga petugas yang memegangi kedua tanggannya untuk menggeledah dan mendapati barang butir ekstasi,” ucap Bakhtiar.
Saat ini pelaku dan barang bukti diamankan petugas untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, Marta salah seorang rekan pelaku yang sama-sama satu mobil mengaku tidak tahu jika temannya membawa pil ekstasi. Dia bersama temannya itu mengaku tengah melakukan peliputan investigasi. Namun dalam perjalanan terkena razia polisi.
“Aku tidak tahu cuma saksi saja, kami ada liputan investigasi,” tandasnya.
(azh)