4,5 juta warga DKI ditarget dapat Kartu Sehat
Jum'at, 09 November 2012 - 15:22 WIB
4,5 juta warga DKI ditarget dapat Kartu Sehat
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan, sebanyak 4,5 juta warga Jakarta akan mendapatkan Kartu Sehat, sebagai solusi berobat murah. Program kesehatan Jakarta baru itu, rencananya akan direalisasikan mulai 2013 yang akan datang.
"2013 itu, 4,5 juta orang. Yang diprioritaskan ini kan orang tidak mampu," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) usai salat Jumat, di pelataran Balai Kota, Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Ditambahkan dia, tingginya kebutuhan warga akan kesehatan gratis membuat anggaran untuk Kartu Sehat meningkat, dari yang sebelumnya dianggarkan Rp700 miliar, menjadi Rp900 miliar.
Kendati dikhususnya bagi kalangan tidak mampu, namun jika dalam pelaksanannya banyak warga kalangan menengah yang membutuhkan, maka tetap akan diberikan.
"Siapapun yang mau mendapatkan kartu itu, silakan. Dengan catatan, mereka harus mau ditempatkan di kelas tiga. Itu saja," tandasnya.
Lebih lanjut, Jokowi menerangkan, Kartu Sehat itu memiliki satu sistem. Sistem itu berlaku di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Tak hanya itu, kartu ini juga bisa menyimpan track record penyakit yang diderita oleh pemiliknya.
"Track record itu, nanti akan membantu pihak rumah sakit dalam melakukan penanganan terhadap pasien," terang Jokowi.
"2013 itu, 4,5 juta orang. Yang diprioritaskan ini kan orang tidak mampu," ujar Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) usai salat Jumat, di pelataran Balai Kota, Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Ditambahkan dia, tingginya kebutuhan warga akan kesehatan gratis membuat anggaran untuk Kartu Sehat meningkat, dari yang sebelumnya dianggarkan Rp700 miliar, menjadi Rp900 miliar.
Kendati dikhususnya bagi kalangan tidak mampu, namun jika dalam pelaksanannya banyak warga kalangan menengah yang membutuhkan, maka tetap akan diberikan.
"Siapapun yang mau mendapatkan kartu itu, silakan. Dengan catatan, mereka harus mau ditempatkan di kelas tiga. Itu saja," tandasnya.
Lebih lanjut, Jokowi menerangkan, Kartu Sehat itu memiliki satu sistem. Sistem itu berlaku di seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Tak hanya itu, kartu ini juga bisa menyimpan track record penyakit yang diderita oleh pemiliknya.
"Track record itu, nanti akan membantu pihak rumah sakit dalam melakukan penanganan terhadap pasien," terang Jokowi.
(san)