Andrie Wongso minta Jokowi berbagi sukses
Jum'at, 09 November 2012 - 11:10 WIB
Andrie Wongso minta Jokowi berbagi sukses
A
A
A
Sindonews.com - Motivator Andrie Wongso menemui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) di Gedung Balai Kota Jakarta. Kedatangan Andrie, untuk meminta pendapat Jokowi, sebagai seorang wirausahawan sukses sekaligus kepala daerah.
"Sebagai wirausahawan yang jadi pejabat DKI, karena beliau merupakan wirausahawan, walaupun enggak secara langsung. Ya, leadernya itu lho," ujar Andrie di Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Selain Jokowi, dia juga berniat mengundang CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Andre menyatakan, sebagai enterprenuer yang sukses memberi penyuluhan di beberapa universitas, Hary layak berbagi pengalaman sebagai pembicara di seminar motivasi Indonesia luar biasa, yang diadakan di Gedung BPPT besok.
"ya, karena Hary Tanoesoedibjo sebagai orang yang sering memberi penyuluhan ke mahasiswa sebagai enterpreneur," imbuhnya.
Untuk diketahui, Andrie berencana menggelar seminar 'The Hero Spirit of Enterpreneurship' guna mencari solusi tentang perekonomian bangsa yang kuat, dalam menyongsong tahun 2020-2030. "Acara ini untuk 2020-2030, mengusung Indonesia dengan perekonomian yang terkuat," terangnya.
"Sebagai wirausahawan yang jadi pejabat DKI, karena beliau merupakan wirausahawan, walaupun enggak secara langsung. Ya, leadernya itu lho," ujar Andrie di Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Selain Jokowi, dia juga berniat mengundang CEO MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Andre menyatakan, sebagai enterprenuer yang sukses memberi penyuluhan di beberapa universitas, Hary layak berbagi pengalaman sebagai pembicara di seminar motivasi Indonesia luar biasa, yang diadakan di Gedung BPPT besok.
"ya, karena Hary Tanoesoedibjo sebagai orang yang sering memberi penyuluhan ke mahasiswa sebagai enterpreneur," imbuhnya.
Untuk diketahui, Andrie berencana menggelar seminar 'The Hero Spirit of Enterpreneurship' guna mencari solusi tentang perekonomian bangsa yang kuat, dalam menyongsong tahun 2020-2030. "Acara ini untuk 2020-2030, mengusung Indonesia dengan perekonomian yang terkuat," terangnya.
(san)