Jadi wagub, Teten dikritik
Jum'at, 09 November 2012 - 08:02 WIB
Jadi wagub, Teten dikritik
A
A
A
Sindonews.com - Pakar Komunikasi Politik, Tjipta Lesmana menyindir, majunya Teten Masduki sebagai calon wakil Gubernur Jawa barat dianggap merendahkan martabatnya sebagai tokoh nasional.
“”Menurut saya Tenten mencalonkan diri sebagai wagub merendahkan martabatnya,” ujar Tjipta saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Sebagai aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), sambung Tjipta, Teten prestasinya dan integritasnya cukup bagus. Majunya Teten sebagai calon wakil kepala daerah dianggap merendahkan karirnya selama ini.
"Dia (Teten) terjun sebagai cawagub Jabar mengkerdilkan dirinya sebagai tokoh nasional, menjadi tokoh daerah,” ujarnya.
Bahkan dirinya mengaku heran dengan keputusan Teten maju sebagai wagub Jabar.
“Dia memang sangat minim (pengalaman birokrasi), saya juga heran, saya lempar pertanyaan buat dia, apa yang dicari Teten,” pungkasnya.
Seperti diketahui, PDI Perjuangan resmi mengusung Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa barat.
Keputusan tersebut disampaikan secara resmi oleh pengurus pusat PDIP perjungan di Kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Pasar Minggu.
“”Menurut saya Tenten mencalonkan diri sebagai wagub merendahkan martabatnya,” ujar Tjipta saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Jumat (9/11/2012).
Sebagai aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW), sambung Tjipta, Teten prestasinya dan integritasnya cukup bagus. Majunya Teten sebagai calon wakil kepala daerah dianggap merendahkan karirnya selama ini.
"Dia (Teten) terjun sebagai cawagub Jabar mengkerdilkan dirinya sebagai tokoh nasional, menjadi tokoh daerah,” ujarnya.
Bahkan dirinya mengaku heran dengan keputusan Teten maju sebagai wagub Jabar.
“Dia memang sangat minim (pengalaman birokrasi), saya juga heran, saya lempar pertanyaan buat dia, apa yang dicari Teten,” pungkasnya.
Seperti diketahui, PDI Perjuangan resmi mengusung Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki sebagai pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa barat.
Keputusan tersebut disampaikan secara resmi oleh pengurus pusat PDIP perjungan di Kantor DPP PDIP Lenteng Agung, Pasar Minggu.
(ysw)