Jemur pakaian, ibu rumah tangga temukan bom
Kamis, 08 November 2012 - 10:16 WIB
Jemur pakaian, ibu rumah tangga temukan bom
A
A
A
Sindonews.com - Teror seakan tidak pernah berhenti di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pada Kamis 8 Oktober 2012, ancaman benda diduga bom, kembali terjadi di Dusun Tonipa, Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir.
Benda yang dibungkus plastik hitam itu, pertama kali ditemukan oleh seorang ibu rumah tangga bernama Yuliani (63), yang hendak menjemur pakaian. Merasa curiga, temuan itu kemudian oleh pihak keluarga dilaporkan kepada petugas Babinsa Kodim 1307 Poso, yang segera menghubungi Petugas Polsek Poso Pesisir.
Menurut Ibu Yuliani, di dalam bungkusan itu ada semacam kaleng yang turut disertai kabel berwarna kuning.
Petugas Polsek Poso Pesisir yang tiba dilokasi, segera mengamankan lokasi dan meminta warga menjauh, sambil menunggu kedatangan petugas Satuan Jibom Gegana Brimob Polda Sulteng.
Tidak tanggung-tanggung, dua mobil Jibom Gegana Brimob Polda Sulteng diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Benda diduga bom itu, akhirnya didisposal sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).
Setelah pelaksanaan disposal, nampak petugas mengamankan sejumlah material dari benda itu. Dari informasi yang diperoleh, benda itu adalah bom rakitan, namun tidak dijelaskan detail dari isi bom tersebut.
Sementara itu, untuk memastikan tidak ada bom lain yang tersembunyi, sejumlah aparat dari Jibom Gegana Brimob Polda Sulteng melakukan penyisiran hingga radius 200 meter.
Benda yang dibungkus plastik hitam itu, pertama kali ditemukan oleh seorang ibu rumah tangga bernama Yuliani (63), yang hendak menjemur pakaian. Merasa curiga, temuan itu kemudian oleh pihak keluarga dilaporkan kepada petugas Babinsa Kodim 1307 Poso, yang segera menghubungi Petugas Polsek Poso Pesisir.
Menurut Ibu Yuliani, di dalam bungkusan itu ada semacam kaleng yang turut disertai kabel berwarna kuning.
Petugas Polsek Poso Pesisir yang tiba dilokasi, segera mengamankan lokasi dan meminta warga menjauh, sambil menunggu kedatangan petugas Satuan Jibom Gegana Brimob Polda Sulteng.
Tidak tanggung-tanggung, dua mobil Jibom Gegana Brimob Polda Sulteng diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Benda diduga bom itu, akhirnya didisposal sekitar pukul 09.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).
Setelah pelaksanaan disposal, nampak petugas mengamankan sejumlah material dari benda itu. Dari informasi yang diperoleh, benda itu adalah bom rakitan, namun tidak dijelaskan detail dari isi bom tersebut.
Sementara itu, untuk memastikan tidak ada bom lain yang tersembunyi, sejumlah aparat dari Jibom Gegana Brimob Polda Sulteng melakukan penyisiran hingga radius 200 meter.
(san)