Sengketa Tanah Merah beda dengan bikin KTP
Rabu, 07 November 2012 - 14:58 WIB
Sengketa Tanah Merah beda dengan bikin KTP
A
A
A
Sindonews.com - Persoalan sengketa lahan di daerah Tanah Merah, Jakarta Utara, merupakan persoalan berbeda dari permintaan diadakannya Kartu Tanda Penduduk (KTP) warga di kawasan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, warga Tanah Merah saat ini membutuhkan KTP untuk kelangsungan kehidupan mereka.
"(Permasalahan) Tanah merah dalam proses. Tanah merah ini sudah lebih dari 10 tahun enggak punya KTP karena enggak ada RW, enggak ada RT," kata Jokowi, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2012).
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan jika masyarakat Jakarta tidak memiliki KTP, tentunya menimbulkan masalah baru. Karena, tanpa KTP seorang anak tidak boleh mendapat akta kelahiran.
"Sehingga dengan tidak adanya akta kelahiran, seorang anak tidak dapat bersekolah. Itu yang mau kita selesaikan dengan pihak Pertamina," tandasnya.
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menegaskan, warga Tanah Merah saat ini membutuhkan KTP untuk kelangsungan kehidupan mereka.
"(Permasalahan) Tanah merah dalam proses. Tanah merah ini sudah lebih dari 10 tahun enggak punya KTP karena enggak ada RW, enggak ada RT," kata Jokowi, di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (7/11/2012).
Mantan Wali Kota Solo ini menjelaskan jika masyarakat Jakarta tidak memiliki KTP, tentunya menimbulkan masalah baru. Karena, tanpa KTP seorang anak tidak boleh mendapat akta kelahiran.
"Sehingga dengan tidak adanya akta kelahiran, seorang anak tidak dapat bersekolah. Itu yang mau kita selesaikan dengan pihak Pertamina," tandasnya.
(maf)