Longsor, warga Pagar Batu terancam terisolir

Selasa, 06 November 2012 - 18:30 WIB
Longsor, warga Pagar...
Longsor, warga Pagar Batu terancam terisolir
A A A
Sindonews.com – Ratusan warga Desa Pagar Batu Kecamatan Pulau Pinang, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel) terancam terisolir. Dinding penahan Sungai Tetulung yang menjadi sumber kebutuhan sehari hari warga setempat ambles. Tak hanya itu, tanah sepanjang 15 meter turun ke bawah alias longsor, sehingga membentuk timbunan tanah setinggi satu meter.

Ambles juga terjadi pada tembol penahan jembatan gantung penghubung yang merupakan akses satu-satunya alat penyeberangan milik penduduk desa.

Menurut Kepala Desa (Kades) Pagar Batu Sepriadi mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan terkait dengan ancaman terhadap pemukiman warganya itu. Jika tetap dibiarkan tanpa ada upaya, longsor susulan akan terus terjadi dengan tingginya curah hujan belakangan ini. Bukan tidak mungkin, melebarnya tanah longsor itu menutup pemukiman warga yang terletak di seberang Sungai Lematang itu.

"Sudah kita periksa bersama pihak kecamatan, bila dibiarkan cukup bahaya bagi penduduk,” ungkap Sepriadi menjelaskan kepada wartawan, Selasa (6/11/2012).

Akibat jebolnya tembok yang terjadi pada Kamis 1 November lalu ini pula mengancam jembatan gantung dengan panjang 300 meter. Menurutnya, saat ini tembok penahan tiang jembatan dengan panjang sekitar 20 meter telah habis terbawa arus Sungai Lematang.

Pengikisan terus terjadi, yang mengancam tiang besi (tilon) jembatan, yang menimbulkan resiko ambruknya jembatan gantung. "Tembok penahan sudah habis terbawa sungai. Pengikisan terus terjadi saat air sungai sedang meluap," katanya.

Terpisah, Camat Pulau Pinang Miharta melalui Kasi Pemerintahan Herwansyah membenarkan, ancaman terhadap ratusan warga yang bermukim di Desa Batu tersebut. Namun, bukan berarti pihaknya berpangku tangan.

"Bersama dengan aparat desa, sudah kita survei. Kita juga sudah menyampaikan laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, agar masalah ini dapat ditangani dengan cepat. Sebab ini terjadi akibat bencana alam," tegasnya.
(azh)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Berita Terkini
Gubernur Riau Nonaktif...
Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Pemerasan PUPR
41 menit yang lalu
SMP IL Kapten Fatubaa...
SMP IL Kapten Fatubaa NTT Raih Juara Utama di Kompetisi AIA Healthiest Schools 2026
1 jam yang lalu
Mobil Maung Tabrak Rambu...
Mobil Maung Tabrak Rambu di Tol Dalam Kota, Begini Kronologinya
1 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong Jaktim, Diduga Kehabisan Napas
2 jam yang lalu
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
3 jam yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
3 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved