Fridolina tenggak 2 jeriken ramuan aborsi

Selasa, 06 November 2012 - 17:20 WIB
Fridolina tenggak 2...
Fridolina tenggak 2 jeriken ramuan aborsi
A A A
Sindonews.com - Setelah melalui proses rekonstruksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Fridolina Banusu, mahasiswi Universitas Katolik Kupang ternyata tewas setelah menenggak dua jeriken ramuan beracun. Peristiwa ini terjadi pada pertengahan Agustus 2012 lalu.

Kepala Polres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan, bukti ini diperoleh setelah melalui proses rekonstruksi di TKP kampung Benus. Rekonstruksi ini dilakukan tanpa kehadiran pelaku YS (22) yang juga adalah pacar korban.

"Rekonstruksinya dilakukan sebanyak 10 kali sesuai dengan keterangan para saksi. Sedangkan ramuan aborsi yang diberikan oleh warga setempat bernama Gaspar Neno Teme itu sebanyak dua jeriken dan di dalamnya berisi cairan berwarna merah," ungkap Gede menjelaskan di Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, (6/11/2012)

Selain dua jeriken yang berisi ramuan aborsi, juga terdapat satu botol minuman keras jenis Napoleon, satu botol minuman keras jenis sopi, satu kaleng minuman ringan jenis Sprite dan sejumlah akar berwarna merah.

Sebelumnya diberitakan, Mahasiswi asal Kupang tewas setelah menenggak satu jeriken ramuan aborsi.
Sesuai hasil uji Laboratorium dan Forensik (Labfor) di Denpasar, Bali, ramuan obat aborsi ternyata mengandung racun yang menyebabkan Fridolina meninggal dunia saat hendak menggugurkan janin berumur tiga bulan dalam kandungannya dengan ramuan beracun tersebut.

Sementara pria pemberi ramuan aborsi beracun itu yang tak lain pacar korban sempat kabur ke Oecuse, Timor Leste. Pelaku yang bernama Yosep Sallu, Mahasiswa semester III itu dijerat pasal berlapis, yakni pasal 340, sub pasal 348 junto pasal 35 KUHP dengan ancaman hukuman seumur hidup atau 20 tahun penjara.
(azh)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
4 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
5 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025, Senin 15 Desember: Indonesia Nyaman di Posisi 2
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved