Atasi macet, polisi-Dishub-Satpol PP harus kompak
Senin, 05 November 2012 - 16:50 WIB
Atasi macet, polisi-Dishub-Satpol PP harus kompak
A
A
A
Sindonews.com - Rencana penanganan masalah kemacetan di wilayah Jakarta yang akan dilakukan bersama antara kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) akan dipaparkan ke Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
"Kita akan sampaikan ke Pak Gubernur. Soal konsepnya, nanti dia (Jokowi) yang akan menjelaskan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Jakarta Udar Pristono, di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Sedangkan terkait dengan 70 titik kemacetan yang akan dipecahkan oleh pihak kepolisian, Dishub, dan Satpol PP, Pris mengatakan, hal tersebut akan dilakukan dengan kompak dan bersinergi agar cita-cita memecahkan masalah kemacetan di Jakarta dapat terwujud.
"Di DKI itu setelah ditata, dipetakan sekira 70 titik. Ada trouble spot atau titik macetnya. Nah itu yang akan kita pecahkan dengan pengendalian dari daerah situ melalui tugas pertama kepolisian, ada dinas perhubungan, ada Satpol PP. Nah tinggal penyelesaian masalah itu kompak dan harus bersinergi," jelas Pris.
Sinergi itu sendiri diakui untuk memecahkan seluruh permasalahan yang ada di Jakarta, baik permasalahan lalulintas, angkutan umum, maupun pedagang kaki lima.
"Misalnya polisi mengeluarkan punishment seperti melanggar parkir, Dishub melalui force man angkutan umum, dan satpol pp membersihkan Pedagang kaki lima, itu lah sinergi. Kalau diselesaikan sendiri-sendiri masalah itu enggak akan pecah," tukas Pris.
"Kita akan sampaikan ke Pak Gubernur. Soal konsepnya, nanti dia (Jokowi) yang akan menjelaskan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Jakarta Udar Pristono, di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Sedangkan terkait dengan 70 titik kemacetan yang akan dipecahkan oleh pihak kepolisian, Dishub, dan Satpol PP, Pris mengatakan, hal tersebut akan dilakukan dengan kompak dan bersinergi agar cita-cita memecahkan masalah kemacetan di Jakarta dapat terwujud.
"Di DKI itu setelah ditata, dipetakan sekira 70 titik. Ada trouble spot atau titik macetnya. Nah itu yang akan kita pecahkan dengan pengendalian dari daerah situ melalui tugas pertama kepolisian, ada dinas perhubungan, ada Satpol PP. Nah tinggal penyelesaian masalah itu kompak dan harus bersinergi," jelas Pris.
Sinergi itu sendiri diakui untuk memecahkan seluruh permasalahan yang ada di Jakarta, baik permasalahan lalulintas, angkutan umum, maupun pedagang kaki lima.
"Misalnya polisi mengeluarkan punishment seperti melanggar parkir, Dishub melalui force man angkutan umum, dan satpol pp membersihkan Pedagang kaki lima, itu lah sinergi. Kalau diselesaikan sendiri-sendiri masalah itu enggak akan pecah," tukas Pris.
(rsa)