Korban salah tangkap polisi lakukan visum

Senin, 05 November 2012 - 14:53 WIB
Korban salah tangkap...
Korban salah tangkap polisi lakukan visum
A A A
Sindonews.com - Tiga warga Poso yang menjadi korban salah tangkap polisi melakukan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Poso.

Rencananya, ketiga warga ini akan menuntut polisi terhadap tindakan penganiayaan yang mereka terima selama ditangkap polisi.

Ketiga warga Poso yang menjalani visum itu masing-masing, adalah Jamil (40) warga Desa Lape, Nurcholish (45), dan seorang ibu rumah tangga bernama Indo (27).

Mereka mengaku mendapatkan tindak penganiayaan oleh aparat kepolisian saat sedang membubarkan massa yang melakukan aksi pemblokiran jalan pasca penggrebekan oleh Tim Densus 88 pada Sabtu 3 November 2012 di Kelurahan Kayamanya Kecamatan Poso Kota.

Ketiga orang tersebut mengaku tidak terlibat dalam aksi massa itu namun aparat Kepolisian menangkap mereka. Dalam penangkapan itu mereka mengaku mendapatkan tindakan kekerasan pada wajah, kepala, dan tubuh mereka.

Setelah ditahan selama kurang lebih 8 jam, mereka yang secara keseluruhan berjumlah 22 orang dibebaskan oleh Polisi setelah menandatangi surat pernyataan tidak terlibat tindak terorisme.

Nurcholish warga Kayamanya yang menjalani visum mengaku sempat mendapat hajaran dari aparat polisi.

"Saat dibawa dalam mobil polisi, kami mendapat pukulan, kena tendang di mobil," katanya di RSUD Kabupaten Poso, Senin (5/11/2012).

Diakuinya, ia memang tinggal di Kayamanya agak jauh dari peristiwa tersebut. Saat itu, Nurcholis hendak ke rumah adik kandungnya di dekat lokasi pemblokiran jalan.

"Kami berharap kekerasan terhadap warga Poso tidak terulang. Warga sendiri trauma dengan kekerasan yang terjadi di Poso, namun trauma tersebut jangan diperparah dengan sikap polisi yang main pukul," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
7 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
9 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved