Peremajaan transportasi, Jakarta siapkan 1.000 bus
Senin, 05 November 2012 - 11:58 WIB
Peremajaan transportasi, Jakarta siapkan 1.000 bus
A
A
A
Sindonews.com - Salah satu pekerjaan rumah Gubernur DKI Jakarta yang baru Joko Widodo (Jokowi) adalah membenahi sistem transportasi massal di Jakarta yang sudah tidak manusiawi.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana (Sani) mengatakan, diantara alat transportasi massal di Jakarta adalah bus. Tadi pagi, pihaknya telah melakukan diskusi bersama Kadis Perhubungan dengan Dirut PPD, membahas mekanisme peremajaan bus sedang di Jakarta.
"Pemda DKI mau menganggarkan pengadaan 1.000 bus sedang, tapi badan hukumnya enggak jelas. Karena APBD enggak boleh dihibahkan ke swasta," tulis Sani dalam akun twitternya @Triwisaksana, di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Ditambahkan dia, diskusi tadi pagi adalah untuk menjajaki badan usaha operator alternatif yang dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Semacam PT Transjak tapi untuk bus reguler.
"Saya minta Dishub supaya menggunakan momentum ini, untuk sekaligus reformasi total sistem operasi bus reguler di Jakarta. Sebagai sistem pendukung Transjak/MRT," terangnya.
Dilanjutkan Sani, reformasi total sistem operasi bus di Jakarta sudah sangat mendesak. Mengingat sudah lama warga tidak menikmati transportasi yang manusiawi.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana (Sani) mengatakan, diantara alat transportasi massal di Jakarta adalah bus. Tadi pagi, pihaknya telah melakukan diskusi bersama Kadis Perhubungan dengan Dirut PPD, membahas mekanisme peremajaan bus sedang di Jakarta.
"Pemda DKI mau menganggarkan pengadaan 1.000 bus sedang, tapi badan hukumnya enggak jelas. Karena APBD enggak boleh dihibahkan ke swasta," tulis Sani dalam akun twitternya @Triwisaksana, di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Ditambahkan dia, diskusi tadi pagi adalah untuk menjajaki badan usaha operator alternatif yang dikelola oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Semacam PT Transjak tapi untuk bus reguler.
"Saya minta Dishub supaya menggunakan momentum ini, untuk sekaligus reformasi total sistem operasi bus reguler di Jakarta. Sebagai sistem pendukung Transjak/MRT," terangnya.
Dilanjutkan Sani, reformasi total sistem operasi bus di Jakarta sudah sangat mendesak. Mengingat sudah lama warga tidak menikmati transportasi yang manusiawi.
(san)