Puting beliung, dua rumah roboh & puluhan rusak
Minggu, 04 November 2012 - 06:00 WIB
Puting beliung, dua rumah roboh & puluhan rusak
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak dua rumah roboh rata dengan tanah akibat diterjang angin puting beliung di Demak, Jawa Tengah. Selain itu, puluhan rumah lainnya rusak berat dan sejumlah pohon tumbang hinga merusak jaringan listrik.
Selain dua rumah yang rata dengan tanah, puluhan rumah di Desa Sidorejo, Kecamatan karangawen juga rusak diterjang angin puting beliung.
"Rumah saya baru selesai dibangun, Saat kejadian untungnya rumah dalam keadaan kosong," jelas warga yang rumahnya roboh Kastoni, Sabtu 3 November 2012.
Menurutnya, angin yang bertiup kencang dan menimbulkan suara gemuruh itu terus berputar-putar di atas rumahnya. Padahal menurutnya, bangunan rumahnya bertulang beton dan kayu jati, namun terangkat dan hancur seketika.
Selain rumah milik Kastoni, rumah kayu milik Warsini juga roboh akibat tak mampu menahan terjangan angin. Senasib dengan mereka, rumah milik Musruroh yang digunakan untuk berternak ayam juga porak poranda setelah disapu angin.
Camat Karangawen Yulianto yang dihubungi melalui telepon belum bisa memastikan kerugian akibat puting beliung itu. Sebab hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan seluruh rumah yang rusak maupun roboh
Selain dua rumah yang rata dengan tanah, puluhan rumah di Desa Sidorejo, Kecamatan karangawen juga rusak diterjang angin puting beliung.
"Rumah saya baru selesai dibangun, Saat kejadian untungnya rumah dalam keadaan kosong," jelas warga yang rumahnya roboh Kastoni, Sabtu 3 November 2012.
Menurutnya, angin yang bertiup kencang dan menimbulkan suara gemuruh itu terus berputar-putar di atas rumahnya. Padahal menurutnya, bangunan rumahnya bertulang beton dan kayu jati, namun terangkat dan hancur seketika.
Selain rumah milik Kastoni, rumah kayu milik Warsini juga roboh akibat tak mampu menahan terjangan angin. Senasib dengan mereka, rumah milik Musruroh yang digunakan untuk berternak ayam juga porak poranda setelah disapu angin.
Camat Karangawen Yulianto yang dihubungi melalui telepon belum bisa memastikan kerugian akibat puting beliung itu. Sebab hingga kini pihaknya masih melakukan pendataan seluruh rumah yang rusak maupun roboh
(rsa)