Gudang Garuda Food dirampok, Rp120 juta raib
Sabtu, 03 November 2012 - 15:25 WIB
Gudang Garuda Food dirampok, Rp120 juta raib
A
A
A
Sindonews.com - Gudang PT Garuda Food di Jalan Ring Road Barat, Trihanggo, Gamping, Sleman, Yogyakarta, disatroni kawanan perampok bersenjata api. Komplotan perampok ini melengkapi diri dengan senjata api jenis pistol, dan parang.
Perampok yang diperkirakan berjumlah enam orang, menyekap sembilan karyawan. Mereka leluasa menjalankan aksi kejahatannya sekira pukul 02.00 dinihari tadi.
“Kawat berduri di belakang gudang dipotong para pelaku. Mereka melompat dan masuk lewat pintu belakang, dengan menyekap satpam dan karyawan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin, di Sleman, Sabtu (3/11/2012).
Komplotan perampok menodongkan senjata api. Mereka leluasa beraksi setelah seluruh karyawan disekap dan ditodong pistol. Perampok juga berhasil membongkar tiga brangkas berisi uang sekira Rp120 juta.
Komplotan perampok diperkirakan mengunakan satu unit mobil. Tidak ada CCTV di lokasi tersebut, membuat polisi mengalami kesulitan untuk mengejar komplotan pelaku perampokan. Sebanyak lima karyawan gudang, dua security, serta dua sopir masih dimintai keterangan intensif.
“Kita baru mintai keterangan saksi-saksi korban setelah melakukan olah TKP tadi, sebagian anggota sudah keluar mencari pelaku,” ujarnya.
Polisi juga belum bisa memastikan, apakah pistol yang dipakai pelaku merupakan pistol rakitan atau resmi. Pemegang pistol tidak menembakan senjatanya ke karyawan, tetapi ada karyawan yang dipukul dengan gagang pistol tersebut. “Tidak ada penembakan, tetapi mengancam dan pemukul karyawan,” ujarnya.
Perampok yang diperkirakan berjumlah enam orang, menyekap sembilan karyawan. Mereka leluasa menjalankan aksi kejahatannya sekira pukul 02.00 dinihari tadi.
“Kawat berduri di belakang gudang dipotong para pelaku. Mereka melompat dan masuk lewat pintu belakang, dengan menyekap satpam dan karyawan,” ujar Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Heru Muslimin, di Sleman, Sabtu (3/11/2012).
Komplotan perampok menodongkan senjata api. Mereka leluasa beraksi setelah seluruh karyawan disekap dan ditodong pistol. Perampok juga berhasil membongkar tiga brangkas berisi uang sekira Rp120 juta.
Komplotan perampok diperkirakan mengunakan satu unit mobil. Tidak ada CCTV di lokasi tersebut, membuat polisi mengalami kesulitan untuk mengejar komplotan pelaku perampokan. Sebanyak lima karyawan gudang, dua security, serta dua sopir masih dimintai keterangan intensif.
“Kita baru mintai keterangan saksi-saksi korban setelah melakukan olah TKP tadi, sebagian anggota sudah keluar mencari pelaku,” ujarnya.
Polisi juga belum bisa memastikan, apakah pistol yang dipakai pelaku merupakan pistol rakitan atau resmi. Pemegang pistol tidak menembakan senjatanya ke karyawan, tetapi ada karyawan yang dipukul dengan gagang pistol tersebut. “Tidak ada penembakan, tetapi mengancam dan pemukul karyawan,” ujarnya.
(san)