Berebut lahan, FBR & FKPPB bentrok di Cakung
Jum'at, 02 November 2012 - 18:05 WIB
Berebut lahan, FBR & FKPPB bentrok di Cakung
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antara dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) kembali terjadi di Cakung, Jakarta Timur. Kedua kelompok terlibat pertikaian masalah pengelolaan tanah sengketa seluas 650 meter.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menceritakan, President Taksi akan memanggil pihak alih waris untuk membicarakan masalah lahan tersebut, tetapi pihak alih waris yang datang dengan massa dari FBR (Forum Betawi Rempug), menyulut emosi penjaga lahan dari kubu President Taksi dari FKPPB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten).
"Rencananya pihak President Taksi memanggil pihak alih waris untuk membicarakan masalah itu, tapi pihak alih waris yang datang membawa salah satu ormas, membuat bentrokan tak terhindar," ujar Rikwanto, di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Ditambahkan dia, bentrokan itu menyebabkan salah satu anggota ormas Hery terkena luka bacok. Saat ini, korban sudah mendapatkan perawatan di RS Persahabatan.
Pihak Polres Jakarta Timur yang datang ke lokasi kejadian, kemudian melokalisir lokasi bentrok dengan memasang garis polisi. Kedua pihak kemudian dilerai dan dikawal sampai ke tempat mereka datang, di sekitar wilayah Cakung dan Utan Kayu, Jakarta.
"Polisi datang ke lokasi melerai, mengamankan lokasi dan mengawal salah satu kelompok ormas ke tempat awal mereka datang di Utan Kayu," terangnya.
Polisi selanjutnya akan menggali informasi siapa yang melakukan pembacokan pada korban dan memanggil kedua pihak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto menceritakan, President Taksi akan memanggil pihak alih waris untuk membicarakan masalah lahan tersebut, tetapi pihak alih waris yang datang dengan massa dari FBR (Forum Betawi Rempug), menyulut emosi penjaga lahan dari kubu President Taksi dari FKPPB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten).
"Rencananya pihak President Taksi memanggil pihak alih waris untuk membicarakan masalah itu, tapi pihak alih waris yang datang membawa salah satu ormas, membuat bentrokan tak terhindar," ujar Rikwanto, di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Ditambahkan dia, bentrokan itu menyebabkan salah satu anggota ormas Hery terkena luka bacok. Saat ini, korban sudah mendapatkan perawatan di RS Persahabatan.
Pihak Polres Jakarta Timur yang datang ke lokasi kejadian, kemudian melokalisir lokasi bentrok dengan memasang garis polisi. Kedua pihak kemudian dilerai dan dikawal sampai ke tempat mereka datang, di sekitar wilayah Cakung dan Utan Kayu, Jakarta.
"Polisi datang ke lokasi melerai, mengamankan lokasi dan mengawal salah satu kelompok ormas ke tempat awal mereka datang di Utan Kayu," terangnya.
Polisi selanjutnya akan menggali informasi siapa yang melakukan pembacokan pada korban dan memanggil kedua pihak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
(san)