Kadishub DKI minta maaf ke Kasatpol PP
Jum'at, 02 November 2012 - 14:17 WIB
Kadishub DKI minta maaf ke Kasatpol PP
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Udar Pristono mengungkapkan permohonan maafnya kepada Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Effendy Anas.
Pria yang akrab disapa Pris ini mengakui, dirinya tidak ada maksud untuk menyinggung instansi tertentu terkait keinginannya yang ingin merekrut personel Satpol PP. Perekrutan itu sendiri, dimaksudkan untuk menutupi kekurangan petugas Dishub yang ada di lapangan.
Pris juga menyatakan, apa yang terjadi saat ini hanyalah kesalahpahaman dalam menyikapi pemberitaan. "Saya mohon maaf kepada Kepala Satpol PP, kalau memang saya belum berkoordinasi. Nanti saya akan berkoordinasi, karena ini kan permohonan kami," kata Pris di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Penambahan petugas Dishub sendiri, mutlak dilakukan untuk mengikuti keinginan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang fokus pada penataan lalu lintas.
"Tambahan ini saya sampaikan ke Pak Gubernur. Karena sekarang kan utamanya adalah lalu lintas, seperti sterilisasi jalur, pedestrian. Untuk itu, kami menyarankan jika itu berasal dari Satpol PP," jelas Pris.
Sedangkan permintaan penambahan personel itu, dikatakan Pris sudah resmi dikirimkan melalui surat dengan tembusan kepada Kasatpol PP. "Kami juga sudah bersurat dan sebagainya. Dan Pak Gubernur dan Wagub sudah tahu persis kebutuhan untuk apa. Itu pun kalau disetujui," terangnya.
Ketika disinggung mengenai alasan Pris memilih personil Satpol PP, Pris menegaskan jika pihaknya tidak ingin merekrut tenaga baru. Karena perekrutan itu tentunya membutuhkan waktu yang panjang dan biaya. Sedangkan kebutuhan akan petugas ini sangat mendesak. "Ya istilahnya ganti seragam saja," tukas Pris.
Pria yang akrab disapa Pris ini mengakui, dirinya tidak ada maksud untuk menyinggung instansi tertentu terkait keinginannya yang ingin merekrut personel Satpol PP. Perekrutan itu sendiri, dimaksudkan untuk menutupi kekurangan petugas Dishub yang ada di lapangan.
Pris juga menyatakan, apa yang terjadi saat ini hanyalah kesalahpahaman dalam menyikapi pemberitaan. "Saya mohon maaf kepada Kepala Satpol PP, kalau memang saya belum berkoordinasi. Nanti saya akan berkoordinasi, karena ini kan permohonan kami," kata Pris di Jakarta, Jumat (2/11/2012).
Penambahan petugas Dishub sendiri, mutlak dilakukan untuk mengikuti keinginan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang fokus pada penataan lalu lintas.
"Tambahan ini saya sampaikan ke Pak Gubernur. Karena sekarang kan utamanya adalah lalu lintas, seperti sterilisasi jalur, pedestrian. Untuk itu, kami menyarankan jika itu berasal dari Satpol PP," jelas Pris.
Sedangkan permintaan penambahan personel itu, dikatakan Pris sudah resmi dikirimkan melalui surat dengan tembusan kepada Kasatpol PP. "Kami juga sudah bersurat dan sebagainya. Dan Pak Gubernur dan Wagub sudah tahu persis kebutuhan untuk apa. Itu pun kalau disetujui," terangnya.
Ketika disinggung mengenai alasan Pris memilih personil Satpol PP, Pris menegaskan jika pihaknya tidak ingin merekrut tenaga baru. Karena perekrutan itu tentunya membutuhkan waktu yang panjang dan biaya. Sedangkan kebutuhan akan petugas ini sangat mendesak. "Ya istilahnya ganti seragam saja," tukas Pris.
(san)