Teroris serang Bandara Juanda
Kamis, 01 November 2012 - 13:33 WIB
Teroris serang Bandara Juanda
A
A
A
Sindonews.com - Suasana landasan pacu Bandara Internasional Juanda Surabaya, Kamis 1 Nopember 2012 siang mendadak mencekam, menyusul rencana serangan teroris. Seluruh penerbangan umum dihentikan.
Untuk menangkal aksi teroris itu, sejumlah meriam dan tank amphibi milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) masuk ke dalam landasan pacu bandara. Tak hanya itu, sejumlah pesawat militer, pesawat latih, dan helikopter milik TNI AL terpaksa diungsikan ke sejumlah bandara di kawasan Jawa Timur.
Berdasrakan informasi yang terhimpun, Bandara Juanda akan diserang oleh sekelompok teroris dengan menggunakan pesawat F-16. Benar saja, tidak lama kemudian muncul dua unit pesawat F-16 milik teroris yang langsung menyerang Bandara Juanda. Karena kesiapan petugas, serangan teroris ini akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Pasukan dari Ar-hanudse dan tank ampibhi TNI AL berhasil menembak jatuh pesawat teroris. Sementara pasukan khusus dari Kophaska TNI AL berhasil menangkap hidup kedua teroris, dan langsung mengamankannya.
Kondisi mencekam ini, berlangsung sekira satu jam. Kejadian ini bukan peristiwa yang sebenarnya, tapi simulasi latihan pertahanan pangkalan udara yang dilakukan petugas gabungan dari TNI AL Lanudal Juanda, TNI AU, dan TNI AD dalam mengatasi serangan teroris yang bisa sewaktu-waktu terjadi di Bandara Juanda.
Meski simulasi latihan pertahanan pangkalan udara ini berlangsung lancar, namun penerbangan umum dari dan ke Bandara Juanda ditutup sekira satu jam. Setelah simulasi selesai dilakukan, bandara kembali dibuka untuk umum.
Untuk menangkal aksi teroris itu, sejumlah meriam dan tank amphibi milik Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) masuk ke dalam landasan pacu bandara. Tak hanya itu, sejumlah pesawat militer, pesawat latih, dan helikopter milik TNI AL terpaksa diungsikan ke sejumlah bandara di kawasan Jawa Timur.
Berdasrakan informasi yang terhimpun, Bandara Juanda akan diserang oleh sekelompok teroris dengan menggunakan pesawat F-16. Benar saja, tidak lama kemudian muncul dua unit pesawat F-16 milik teroris yang langsung menyerang Bandara Juanda. Karena kesiapan petugas, serangan teroris ini akhirnya berhasil dilumpuhkan.
Pasukan dari Ar-hanudse dan tank ampibhi TNI AL berhasil menembak jatuh pesawat teroris. Sementara pasukan khusus dari Kophaska TNI AL berhasil menangkap hidup kedua teroris, dan langsung mengamankannya.
Kondisi mencekam ini, berlangsung sekira satu jam. Kejadian ini bukan peristiwa yang sebenarnya, tapi simulasi latihan pertahanan pangkalan udara yang dilakukan petugas gabungan dari TNI AL Lanudal Juanda, TNI AU, dan TNI AD dalam mengatasi serangan teroris yang bisa sewaktu-waktu terjadi di Bandara Juanda.
Meski simulasi latihan pertahanan pangkalan udara ini berlangsung lancar, namun penerbangan umum dari dan ke Bandara Juanda ditutup sekira satu jam. Setelah simulasi selesai dilakukan, bandara kembali dibuka untuk umum.
(san)