Kepsek SMPN 8 akui ada punggutan
Rabu, 31 Oktober 2012 - 19:23 WIB
Kepsek SMPN 8 akui ada punggutan
A
A
A
Sindonews.com - Kepala sekolah (kepsek) SMPN 8 Yogyakarta Suharna mengakui adanya punggutan iuran dan sumbangan pendidikan kepada siswa baru.
“Sekolah dalam hal ini hanya mengetahui hasil dari kesepakatan tersebut, kalau besarannya bukan dari inisiatif sekolah tapi kesepakatan komite,” katanya di Yogyakarta, Rabu (31/10/2012).
Untuk itu, bila ada wali murid yang keberatan dengan putusan tersebut dapat mengajukan permohonan kepada sekolah. Sekolah sendiri akan memproses permohonan tersebut, jika memenuhi ketentuan, pasti akan dibebaskan dari semua biaya sekolah.
“Untuk masalah biaya sekolah ini, sudah banyak siswa yang kami bebaskan dari biaya pendidikan,” terangnya.
Mengenai pengadaaan seragam sekolah, Suharno menegaskan sekolah tidak pernah mewajibkan siswanya membeli seragam yang ada di koperasi sekolah.
“Karena itu, kami siap untuk memberikan klarifikasi masalah ini,” tegasnya.
“Sekolah dalam hal ini hanya mengetahui hasil dari kesepakatan tersebut, kalau besarannya bukan dari inisiatif sekolah tapi kesepakatan komite,” katanya di Yogyakarta, Rabu (31/10/2012).
Untuk itu, bila ada wali murid yang keberatan dengan putusan tersebut dapat mengajukan permohonan kepada sekolah. Sekolah sendiri akan memproses permohonan tersebut, jika memenuhi ketentuan, pasti akan dibebaskan dari semua biaya sekolah.
“Untuk masalah biaya sekolah ini, sudah banyak siswa yang kami bebaskan dari biaya pendidikan,” terangnya.
Mengenai pengadaaan seragam sekolah, Suharno menegaskan sekolah tidak pernah mewajibkan siswanya membeli seragam yang ada di koperasi sekolah.
“Karena itu, kami siap untuk memberikan klarifikasi masalah ini,” tegasnya.
(ysw)