Nyalakan lilin, nenek tewas terpanggang
Rabu, 31 Oktober 2012 - 18:55 WIB
Nyalakan lilin, nenek tewas terpanggang
A
A
A
Sindonews.com - Gara-gara sebatang lilin, seorang nenek tewas terpanggang di rumahnya. Api lilin menyambar kasur, karena tak mampu menyelamatkan diri akhirnya nenek tersebut ikut terbakar.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (31/10/2012) dinihari tadi. Rumah yang terbakar milik Suprayitno di Dusun Brontokan RT 2 RW 6, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Kejadian itu menewaskan Sutilah (70) yang saat kebakaran berlangsung terkurung di dalam rumah.
Dari informasi dihimpun di lokasi, kejadian bermula saat aliran listrik di wilayah Magelang mengalami padam. Diduga, Sutilah menyalakan lilin untuk penerangan. Namun, api lilin tersebut menyambar kasur dan langsung membesar.
"Saya merasa ada suara aneh, terus saya keluar. Ternyata api sudah setinggi atap," kata salah seorang tetangga korban, Kurdi (30) di rumahnya, Rabu (31/10/2012).
Api dapat dipadamkan sekira pukul 01.30 WIB. Jasad nenek langsung memasukan ke kantong jenazah.
Sementara, Polsek Mertoyudan masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
"Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut, dan jenazahnya sudah diambil untuk dimakamkan. Jadi, tidak ada autopsi," ujar Kapolsek Mertoyudan, AKP Sugimin.
Peristiwa ini terjadi pada Rabu (31/10/2012) dinihari tadi. Rumah yang terbakar milik Suprayitno di Dusun Brontokan RT 2 RW 6, Desa Danurejo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang. Kejadian itu menewaskan Sutilah (70) yang saat kebakaran berlangsung terkurung di dalam rumah.
Dari informasi dihimpun di lokasi, kejadian bermula saat aliran listrik di wilayah Magelang mengalami padam. Diduga, Sutilah menyalakan lilin untuk penerangan. Namun, api lilin tersebut menyambar kasur dan langsung membesar.
"Saya merasa ada suara aneh, terus saya keluar. Ternyata api sudah setinggi atap," kata salah seorang tetangga korban, Kurdi (30) di rumahnya, Rabu (31/10/2012).
Api dapat dipadamkan sekira pukul 01.30 WIB. Jasad nenek langsung memasukan ke kantong jenazah.
Sementara, Polsek Mertoyudan masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
"Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut, dan jenazahnya sudah diambil untuk dimakamkan. Jadi, tidak ada autopsi," ujar Kapolsek Mertoyudan, AKP Sugimin.
(ysw)