Penggrebekan di Poso, 1 tewas & 2 terluka
Rabu, 31 Oktober 2012 - 13:59 WIB
Penggrebekan di Poso, 1 tewas & 2 terluka
A
A
A
Sindonews.com - Tewasnya satu orang terduga teroris dalam penggerebekan sebuah rumah di Poso karena korban melakukan perlawanan. Sementara dua terduga lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Brigjend Pol Dewa Persana menyatakan, setidaknya satu orang tewas dan dua orang terluka dalam penggerebekan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara.
"Seluruh korban tewas dan luka telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Palu," katanya di Poso, Rabu (31/10/2012).
Satu orang tewas diketahui berinisial JB, sedangkan dua orang lainnya adalah Cecep alias Natsir dan Muhammad alias Rahmat. Jatuhnya korban tewas dan luka dalam penggerebekan itu karena terjadi perlawanan dari kelompok terduga teroris.
"Mereka melakukan perlawanan dengan senjata api, makanya kami lakukan tindakan tegas," terangnya.
Kegiatan penggrebekan rumah terduga teroris itu terjadi di Lorong Mawar RT 2 Dusun Tiga Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara pada pukul 05.30 WITA.
Penggrebekan yang berlangsung secara tiba-tiba itu dilakukan dengan melibatkan ratusan personel polisi yang terdiri dari Brimob Polda Sulawesi Tengah dan unsur kepolisian lainnya.
Selain itu turut dikerahkan setidaknya dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) TNI Angkatan Darat (AD) dari Batalyon 714 Sintuwu Marosso.
Selama proses penggrebekan itu, polisi memblokir jalan Lintas Trans Sulawesi sejauh sekira 500 meter dari lokasi penggrebekan. Kendaraan terpantau baru dapat bergerak kembali sekira pukul 08.00 WITA.
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Kapolda Sulteng) Brigjend Pol Dewa Persana menyatakan, setidaknya satu orang tewas dan dua orang terluka dalam penggerebekan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri di Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara.
"Seluruh korban tewas dan luka telah dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara di Palu," katanya di Poso, Rabu (31/10/2012).
Satu orang tewas diketahui berinisial JB, sedangkan dua orang lainnya adalah Cecep alias Natsir dan Muhammad alias Rahmat. Jatuhnya korban tewas dan luka dalam penggerebekan itu karena terjadi perlawanan dari kelompok terduga teroris.
"Mereka melakukan perlawanan dengan senjata api, makanya kami lakukan tindakan tegas," terangnya.
Kegiatan penggrebekan rumah terduga teroris itu terjadi di Lorong Mawar RT 2 Dusun Tiga Desa Kalora Kecamatan Poso Pesisir Utara pada pukul 05.30 WITA.
Penggrebekan yang berlangsung secara tiba-tiba itu dilakukan dengan melibatkan ratusan personel polisi yang terdiri dari Brimob Polda Sulawesi Tengah dan unsur kepolisian lainnya.
Selain itu turut dikerahkan setidaknya dua Satuan Setingkat Kompi (SSK) TNI Angkatan Darat (AD) dari Batalyon 714 Sintuwu Marosso.
Selama proses penggrebekan itu, polisi memblokir jalan Lintas Trans Sulawesi sejauh sekira 500 meter dari lokasi penggrebekan. Kendaraan terpantau baru dapat bergerak kembali sekira pukul 08.00 WITA.
(ysw)