Hujan dua jam, sebagian Mamuju terendam
Selasa, 30 Oktober 2012 - 22:06 WIB
Hujan dua jam, sebagian Mamuju terendam
A
A
A
Sindonews.com - Hanya dua jam hujan deras mengguyur Mamuju, namun banjir terjadi di sejumlah pemukiman warga pada beberapa wilayah dalam kota. Meski tidak menimbulkan kerugian materi cukup besar, banjir yang tiba-tiba itu cukup merepotkan warga.
Banjir hingga setinggi paha orang dewasa terjadi di kawasan rawa, Karema, BTN axuri, BTN Ampi, Air Panas dan sebagian wilayah Pasar Sentral.
Rata terjadi daerah rawan banjir dan cekungan jalan. Masyarakat menilai, banjir ini disebabkan proyek drainase dalam kota yang tidak kunjung selesai.
"Biasanya banjir tidak sebesar ini. Maksimal paling setinggi betis orang dewasa. Beruntung barang-barang di dalam rumah hanya basah," kata Lukman warga di kawasan Air Panas, Selasa (30/10/2012).
Di Pasar Sentral luapan air telah masuk ke kios-kios pedagang. Mereka langsung mengemas barang dagangannya. Disini selain air, atap pasar juga bocor
"Drainase buntu sehingga air dengan mudah menggenangi pemukiman penduduk. Kita harap, ada drainase yang sedang diperbaiki cepat selesai," kata Ahman salah seorang pedagang.
Hujan deras yang mengguyur hampir merata di kota Mamuju, juga menyebabkan puluhan rumah di Lingkungan Sese terendam. Daerah ini terletak sekitar lima kilometer dari kota Mamuju.
Genangan air di Sese setinggi 70 sentimeter. Akibatnya, hampir semua pengendara kendaraan roda dua harus menunggu hingga air surut.
Banjir hingga setinggi paha orang dewasa terjadi di kawasan rawa, Karema, BTN axuri, BTN Ampi, Air Panas dan sebagian wilayah Pasar Sentral.
Rata terjadi daerah rawan banjir dan cekungan jalan. Masyarakat menilai, banjir ini disebabkan proyek drainase dalam kota yang tidak kunjung selesai.
"Biasanya banjir tidak sebesar ini. Maksimal paling setinggi betis orang dewasa. Beruntung barang-barang di dalam rumah hanya basah," kata Lukman warga di kawasan Air Panas, Selasa (30/10/2012).
Di Pasar Sentral luapan air telah masuk ke kios-kios pedagang. Mereka langsung mengemas barang dagangannya. Disini selain air, atap pasar juga bocor
"Drainase buntu sehingga air dengan mudah menggenangi pemukiman penduduk. Kita harap, ada drainase yang sedang diperbaiki cepat selesai," kata Ahman salah seorang pedagang.
Hujan deras yang mengguyur hampir merata di kota Mamuju, juga menyebabkan puluhan rumah di Lingkungan Sese terendam. Daerah ini terletak sekitar lima kilometer dari kota Mamuju.
Genangan air di Sese setinggi 70 sentimeter. Akibatnya, hampir semua pengendara kendaraan roda dua harus menunggu hingga air surut.
(ysw)