Tujuh rumah di Terminal Panaikang ludes terbakar
Selasa, 30 Oktober 2012 - 20:59 WIB
Tujuh rumah di Terminal Panaikang ludes terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak tujuh rumah di bekas Terminal Panaikang, Makassar, hangus dilalap si jago merah sekira pukul 19.40 Wita.
Diketahui, rumah warga yang terbakar milik Mida, Nua, Rise, Uni, Kama, Serly dan Cia. Berdasarkan keterangan saksi mata api bermula dari Rumah Mida.
"Api mulai menyala dari rumah Mida, dan langsung menjalar ke rumah selanjutnya," kata seorang warga setempat Ricky, di lokasi, Selasa (30/10/2012).
Ricky menjelaskan, saat kejadian dia sedang berada di rumah. Namun tiba-tiba banyak orang yang berteriak ada api. Ricky kemudian keluar dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
Kendati demikian, dia belum tahu pasti penyebab api tersebut. Namun menurutnya, sebelum kebakaran terdengar suara ledakan, kemudian api tersebut muncul.
"Sempat ada ledakan keras, tidak ada korban jiwa," ungkap Ricky.
Untuk menjinakkan api, sebanyak 15 unit pemadam kebakaran diterjunkan. Petugas baru bisa menguasai api tersebut sekira 40 menit kemudian. Hingga pukul 21.00 petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyemprotan air.
Terlihat pula warga sekitar lokasi berdatangan untuk melihat kondisi keluarganya yang menjadi korban kebakaran.
Nua (40), seorang warga yang menjadi korban kebakaran mengatakan, saat kejadian dia sedang menonton televisi. Namun nahas, tidak ada barang satupun yang berhasil diselamatkan.
"Saya sendiri di rumah, semua barang hangus terbakar, rata dengan tanah, karena rumah saya yang kedua terbakar setelah rumahnya Mida, saya juga tidak tahu penyebabnya apa," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Panakkukang Komisaris Polisi (Kompol) Agung mengungkapkan, sedikitnya ada lima rumah yang terbakar. "Yang lainnya semi permanen," jelasnya di lokasi kejadian.
Hingga kini menurutnya pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut.
Diketahui, rumah warga yang terbakar milik Mida, Nua, Rise, Uni, Kama, Serly dan Cia. Berdasarkan keterangan saksi mata api bermula dari Rumah Mida.
"Api mulai menyala dari rumah Mida, dan langsung menjalar ke rumah selanjutnya," kata seorang warga setempat Ricky, di lokasi, Selasa (30/10/2012).
Ricky menjelaskan, saat kejadian dia sedang berada di rumah. Namun tiba-tiba banyak orang yang berteriak ada api. Ricky kemudian keluar dan membantu memadamkan api dengan alat seadanya.
Kendati demikian, dia belum tahu pasti penyebab api tersebut. Namun menurutnya, sebelum kebakaran terdengar suara ledakan, kemudian api tersebut muncul.
"Sempat ada ledakan keras, tidak ada korban jiwa," ungkap Ricky.
Untuk menjinakkan api, sebanyak 15 unit pemadam kebakaran diterjunkan. Petugas baru bisa menguasai api tersebut sekira 40 menit kemudian. Hingga pukul 21.00 petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyemprotan air.
Terlihat pula warga sekitar lokasi berdatangan untuk melihat kondisi keluarganya yang menjadi korban kebakaran.
Nua (40), seorang warga yang menjadi korban kebakaran mengatakan, saat kejadian dia sedang menonton televisi. Namun nahas, tidak ada barang satupun yang berhasil diselamatkan.
"Saya sendiri di rumah, semua barang hangus terbakar, rata dengan tanah, karena rumah saya yang kedua terbakar setelah rumahnya Mida, saya juga tidak tahu penyebabnya apa," tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Panakkukang Komisaris Polisi (Kompol) Agung mengungkapkan, sedikitnya ada lima rumah yang terbakar. "Yang lainnya semi permanen," jelasnya di lokasi kejadian.
Hingga kini menurutnya pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kebakaran tersebut.
(rsa)