Istri nyaris tewas tersedot mesin perahu
Selasa, 30 Oktober 2012 - 20:48 WIB
Istri nyaris tewas tersedot mesin perahu
A
A
A
Sindonews.com - Maryadi (35) nyaris saja kehilangan istri tercinta saat mencari ikan di Sungai Musi. Sri Mardiana (23), istrinya yang tengah hamil tujuh bulan hampir tewas tergulung mesin perahu.
Sri Mardiana (23) warga Jalur 8 Desa Upang RT 01,Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, tak menyangka kalau rambut panjangnya menjadi awal petaka yang nyaris merenggut nyawanya.
Tiba-tiba saja, rambut panjangnya masuk ke dalam mesin ketek yang dinaiki keduanya, Selasa (30/10/2012) sekira pukul 11.00 WIB. Akibatnya, rambutnya tersedot hingga kulit kepala dan wajahnya tergulung baling-baling mesin.
Beruntung nyawa korban tidak melayang lantaran cepat diselamatkan suaminya dan dilarikan ke rumah sakit.
Menurut keterangan suami korban, Maryadi (25) kejadian berawal saat keduanya mencari ikan di perairan Sungai Musi, tepatnya di Jalur 8. Saat di tengah perairan, korban sedang duduk dan rambutnya tidak sengaja masuk dan tersedot mesin ketek.
"Rambut istri aku panjang sepinggul, waktu naik ketek istris saya duduk belakang dan rambutnya tertarik mesin ketek. Aku baru tahu waktu istri saya jerit kesakitan, posisi aku duduk di depan," ungkap Maryadi yang menemani sang istri di RSMH Palembang.
Korban dibawa dengan speedboat melewati sungai Musi menuju ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit RSMH Palembang. Kondisi korban mengalami luka parah, di mana rambut habis, hingga kulit batok dan alis tergulung dengan kulit kepala dan wajah berdarah.
"Untung nyawa istri saya tidak melayang pak. Istri saya sekarang sedang hamil 7 bulan dan ini anak pertama kami pak,” ujarnya dengan raut wajah tegang.
Sri Mardiana (23) warga Jalur 8 Desa Upang RT 01,Kecamatan Makarti Jaya, Kabupaten Banyuasin, tak menyangka kalau rambut panjangnya menjadi awal petaka yang nyaris merenggut nyawanya.
Tiba-tiba saja, rambut panjangnya masuk ke dalam mesin ketek yang dinaiki keduanya, Selasa (30/10/2012) sekira pukul 11.00 WIB. Akibatnya, rambutnya tersedot hingga kulit kepala dan wajahnya tergulung baling-baling mesin.
Beruntung nyawa korban tidak melayang lantaran cepat diselamatkan suaminya dan dilarikan ke rumah sakit.
Menurut keterangan suami korban, Maryadi (25) kejadian berawal saat keduanya mencari ikan di perairan Sungai Musi, tepatnya di Jalur 8. Saat di tengah perairan, korban sedang duduk dan rambutnya tidak sengaja masuk dan tersedot mesin ketek.
"Rambut istri aku panjang sepinggul, waktu naik ketek istris saya duduk belakang dan rambutnya tertarik mesin ketek. Aku baru tahu waktu istri saya jerit kesakitan, posisi aku duduk di depan," ungkap Maryadi yang menemani sang istri di RSMH Palembang.
Korban dibawa dengan speedboat melewati sungai Musi menuju ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit RSMH Palembang. Kondisi korban mengalami luka parah, di mana rambut habis, hingga kulit batok dan alis tergulung dengan kulit kepala dan wajah berdarah.
"Untung nyawa istri saya tidak melayang pak. Istri saya sekarang sedang hamil 7 bulan dan ini anak pertama kami pak,” ujarnya dengan raut wajah tegang.
(ysw)