Sekolah kutip iuran proyektor dan LKS

Selasa, 30 Oktober 2012 - 19:22 WIB
Sekolah kutip iuran...
Sekolah kutip iuran proyektor dan LKS
A A A
Sindonews.com - Setelah mendapat aduan dari orangtua ke DPRD Yogyakarta, Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 2 dan Kepsek SDN Ngupasan Surapati mengakui adanya iuran untuk pembelian LCD proyektor dan buku Lembar Kerja Siswa (LKS).

Kepsek SMPN 2 Yogyakarta Emed Heryana mengatakan memang ada iuran untuk pembelian LCD proyektor tersebut. Namun begitu, kesepakatan tersebut bukan atas permintaan sekolah melainkan datang dari wali murid langsung.

“Semua atas kesepakatan, kami juga tidak terlibat dan baru tahu hasilnya setelah diberitahu, apalagi saat rapat itu saya juga sedang tidak ada di sekolah. Jadi iuran itu murni dari gagasan wali murid sendiri,” elak Emed di ruang kerjanya, Selasa (30/10/2012).

Emed menerangkan untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar (KMB) LCD proyektor itu memang sangat diperlukan. Apalagi dari tiga kelas, yaitu kelas VII hingga IX, hanya kelas VII yang belum mempunyai LCD proyektor.

Terpisah kepala SDN Ngupasan Suprapti mengatakan memang ada pembelian buku LKS. Hanya saja untuk LKS tidak ada paksaan, sekolah hanya menawarkan saja.

Pembelian LKS ini juga untuk menunjang pendidikan, sebab untuk meningkatkan mutu pendidikan. Selain buku paket juga perlu sarana pendukung lainnya, di antaranya dengan soal-soal latihan, dalam bentuk LKS tersebut.

Sekretaris Disdik Yogyakarta Budi Santosa Asrori mengatakan memang telah menerima surat dari Dewan soal adanya iuran untuk biaya pembelian LCD proyektor di SMPN 2 Yogyakarta dan pembelian LKS di SDN Ngupasan Yogyakarta.

Namun karena belum melakukan klarifikasi kepada sekolah yang bersangkutan, sehingga belum dapat memberikan keterangan soal tersebut.

“Yang jelas sesuai dengan ketentuan pungutan apapun di sekolah negeri non SBI tidak diperbolehkan, karenanya, kami perlu kroscek terlebih dahulu untuk kasus di kedua sekolah tersebut,” janjinya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
46 menit yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
1 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
1 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
1 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
1 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved