Ini 3 jurus Jokowi atasi kemacetan
Selasa, 30 Oktober 2012 - 11:40 WIB
Ini 3 jurus Jokowi atasi kemacetan
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus berusaha untuk memecahkan permasalahan kemacetan yang mengiringi kegiatan masyarakat Jakarta.
Dalam hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memiliki tiga jurus untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada di Ibu Kota Jakarta ini.
"Pertama adalah tertib berlalu lintas. Artinya merubah perilaku masyarakat untuk tertib lalu lintas," kata pria yang disapa Jokowi ini di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Selanjutnya, dia mengatakan, akan menyiapkan infrastruktur termasuk transportasi massal di dalamnya yang dapat digunakan oleh warga DKI Jakarta.
"Kedua, menyiapkan infrastruktur seperti MRT (Mass Rapid Transit), monorel dan busway," jelas mantan Wali Kota Solo ini.
Jokowi menambahkan, jurus yang ketiga adalah akan memberlakukan kebijakan-kebijakan terkait dengan permasalahan kemacetan itu.
"Dan yang ketiga, nanti dengan kebijakan-bijakannya nanti apa. Ada IRTI, pajak parkir tinggi, pajak beli mobil yang tinggi, monorelnya empat tahun dan MRT-nya bisa 10 tahun," ujarnya.
Dalam hal tersebut Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memiliki tiga jurus untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang ada di Ibu Kota Jakarta ini.
"Pertama adalah tertib berlalu lintas. Artinya merubah perilaku masyarakat untuk tertib lalu lintas," kata pria yang disapa Jokowi ini di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Selanjutnya, dia mengatakan, akan menyiapkan infrastruktur termasuk transportasi massal di dalamnya yang dapat digunakan oleh warga DKI Jakarta.
"Kedua, menyiapkan infrastruktur seperti MRT (Mass Rapid Transit), monorel dan busway," jelas mantan Wali Kota Solo ini.
Jokowi menambahkan, jurus yang ketiga adalah akan memberlakukan kebijakan-kebijakan terkait dengan permasalahan kemacetan itu.
"Dan yang ketiga, nanti dengan kebijakan-bijakannya nanti apa. Ada IRTI, pajak parkir tinggi, pajak beli mobil yang tinggi, monorelnya empat tahun dan MRT-nya bisa 10 tahun," ujarnya.
(mhd)