Jokowi diminta tidak salahkan warga bantaran
Selasa, 30 Oktober 2012 - 09:21 WIB
Jokowi diminta tidak salahkan warga bantaran
A
A
A
Sindonews.com -Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) diminta untuk segera mengatasi persoalan di Sungai Ciliwung untuk menuntaskan persoalan banjir yang kerap melanda perumahan warga.
Ketua Komunitas Lingkungan Jakarta Glue, Niniek L Karim mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta jangan sampai hanya menyalahkan warga yang tinggal di bantaran sungai. Pasalnya, banyak warga yang tinggal jauh dari bantaran sungai, tapi membuang sampah di Sungai Ciliwing.
"Permasalahan Sungai Ciliwung jangan disalahkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai saja. Tapi buat Sungai Ciliwung bersih, sehat, dan Nyaman. Lalu masyarakat di sepanjang Ciliwung dijadikan penjaganya, kita bikin mereka sejahtera," katanya di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (30/10/2012).
Dia mengungkapkan, Jokowi juga harus memberdayakan warga yang tinggal di bantaran sungai, saat merealisasikan janjinya untuk membangun kampung deret di sekitar Sungai Ciliwung.
"Itu sudah rencana lama. Membangun tempat yang layak bagi mereka, mereka inginnya punya kebanggaan diri sendiri, bekerja berdasarkan kekuatannya. Kita pelihara ciliwung, sayangi itu," ujarnya.
Untuk itu, Jokowi harus mampu berdialog dengan warga yang tinggal di bantaran, dan mengambil keputusan secara bijak. "Serahkan kepada mereka warga Ciliwung, ajak dialog agar menghasilkan solusi yang menguntungkan. Kembalikan ke budaya dasar mereka," tandasnya.
Ketua Komunitas Lingkungan Jakarta Glue, Niniek L Karim mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta jangan sampai hanya menyalahkan warga yang tinggal di bantaran sungai. Pasalnya, banyak warga yang tinggal jauh dari bantaran sungai, tapi membuang sampah di Sungai Ciliwing.
"Permasalahan Sungai Ciliwung jangan disalahkan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai saja. Tapi buat Sungai Ciliwung bersih, sehat, dan Nyaman. Lalu masyarakat di sepanjang Ciliwung dijadikan penjaganya, kita bikin mereka sejahtera," katanya di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (30/10/2012).
Dia mengungkapkan, Jokowi juga harus memberdayakan warga yang tinggal di bantaran sungai, saat merealisasikan janjinya untuk membangun kampung deret di sekitar Sungai Ciliwung.
"Itu sudah rencana lama. Membangun tempat yang layak bagi mereka, mereka inginnya punya kebanggaan diri sendiri, bekerja berdasarkan kekuatannya. Kita pelihara ciliwung, sayangi itu," ujarnya.
Untuk itu, Jokowi harus mampu berdialog dengan warga yang tinggal di bantaran, dan mengambil keputusan secara bijak. "Serahkan kepada mereka warga Ciliwung, ajak dialog agar menghasilkan solusi yang menguntungkan. Kembalikan ke budaya dasar mereka," tandasnya.
(lil)