Dipimpin Jokowi, Satpol PP lucuti senjata
Selasa, 30 Oktober 2012 - 09:08 WIB
Dipimpin Jokowi, Satpol PP lucuti senjata
A
A
A
Sindonews.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta menanggalkan senjatanya agar bisa mengawal peraturan daerah (perda) dengan lebih santun, dan menghindari kekerasan.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Effendi Anas mengatakan, saat ini seluruh anak buahnya tidak lagi membawa pisau dan pentungan saat melakukan tugasnya. Dengan demikian, seluruh anggota Satpol PP dituntut agar bisa menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.
"Bisa dilihat sendiri, sekarang kami hanya menggunakan seragam saja tanpa menggunakan peralatan lain seperti pisau dan pentungan. Semuanya sudah hilang dan tidak ada lagi," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Dia mengungkapkan, pelucutan senjata tersebut dilakukan untuk mengikuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 35 Tahun 2004. "Namun kita masih punya seni, karena tidak semua persoalan bisa selesai dengan imbauan. Kami akan sesuaikan dengan tuntutan di lapangan," jelasnya.
Lebih lanjut dia juga menegaskan, pelucutan senjata tersebut dilakukan sejak terjadinya pergantian gubernur. Pasalnya, Joko Widodo menginginkan Satpol PP bekerja dengan disiplin dan humanis.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Effendi Anas mengatakan, saat ini seluruh anak buahnya tidak lagi membawa pisau dan pentungan saat melakukan tugasnya. Dengan demikian, seluruh anggota Satpol PP dituntut agar bisa menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan.
"Bisa dilihat sendiri, sekarang kami hanya menggunakan seragam saja tanpa menggunakan peralatan lain seperti pisau dan pentungan. Semuanya sudah hilang dan tidak ada lagi," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Dia mengungkapkan, pelucutan senjata tersebut dilakukan untuk mengikuti Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 35 Tahun 2004. "Namun kita masih punya seni, karena tidak semua persoalan bisa selesai dengan imbauan. Kami akan sesuaikan dengan tuntutan di lapangan," jelasnya.
Lebih lanjut dia juga menegaskan, pelucutan senjata tersebut dilakukan sejak terjadinya pergantian gubernur. Pasalnya, Joko Widodo menginginkan Satpol PP bekerja dengan disiplin dan humanis.
(lil)