Dipanggil presiden, Jokowi batal pimpin apel
Selasa, 30 Oktober 2012 - 08:57 WIB
Dipanggil presiden, Jokowi batal pimpin apel
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) batal memimpin apel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, karena dipanggil presiden.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Effendi Anas mengatakan, Jokowi dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendampinginya di Bandara Halim Perdanakusuma. Pasalnya, Presiden SBY akan melakukan lawatan ke London, Inggris.
"Seharusnya apel pagi ini dipimpin oleh gubernur. Tapi, tadi malam mendadak diperintahkan oleh presiden untuk mendampingi beliau di Halim Perdanakusuma, karena akan berangkat ke London," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Dengan batalnya Jokowi memimpin apel itu, maka pengarahan kepada jajaran Satpol PP akan dilaksanakan November mendatang. "Bulan depan kita akan apel pagi dengan personel yang lengkap. Sekarang baru 1500-an personel, awal November kita akan hadir dengan 6500-an personel di Monas," ujarnya.
Selain itu, dia juga berharap dengan kepemimpinan Jokowi, kinerja Satpol PP DKI Jakarta bisa lebih optimal dan lebih baik. "Tentunya kita akan mengawal dengan santun, dan mewujudkan Jakarta baru yang layak dihuni, serta manusiawi," tukasnya.
Kepala Satpol PP DKI Jakarta Effendi Anas mengatakan, Jokowi dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendampinginya di Bandara Halim Perdanakusuma. Pasalnya, Presiden SBY akan melakukan lawatan ke London, Inggris.
"Seharusnya apel pagi ini dipimpin oleh gubernur. Tapi, tadi malam mendadak diperintahkan oleh presiden untuk mendampingi beliau di Halim Perdanakusuma, karena akan berangkat ke London," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2012).
Dengan batalnya Jokowi memimpin apel itu, maka pengarahan kepada jajaran Satpol PP akan dilaksanakan November mendatang. "Bulan depan kita akan apel pagi dengan personel yang lengkap. Sekarang baru 1500-an personel, awal November kita akan hadir dengan 6500-an personel di Monas," ujarnya.
Selain itu, dia juga berharap dengan kepemimpinan Jokowi, kinerja Satpol PP DKI Jakarta bisa lebih optimal dan lebih baik. "Tentunya kita akan mengawal dengan santun, dan mewujudkan Jakarta baru yang layak dihuni, serta manusiawi," tukasnya.
(lil)