Mimpi Jokowi, punya Orchad Road versi Jakarta
Senin, 29 Oktober 2012 - 16:14 WIB
Mimpi Jokowi, punya Orchad Road versi Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan memenuhi janjinya untuk membuat ruang publik. Nantinya, pembangunan ruang publik ini diharapkan bisa mengantisipasi maraknya tawuran antar pelajar.
Pria yang akrab dipanggil Jokowi ini, akan membangun ruang publik yang konsepnya tidak jauh berbeda dengan yang ada di Singapura.
"Kayak di Singapura, ada Orchad Road. Ada orang jualan handycraft, ada yang main gitar. Saya mau lihat lapangannya," kata Jokowi, sebelum meninggalkan Balai Kota, Jakarta, Senin (29/10/2012).
Untuk mewujudkan keinginannya itu, mantan Wali Kota Solo ini melakukan kunjungan ke beberapa wilayah yang rencananya akan dibangun untuk ruang publik dan ruang aspirasi tersebut.
"Mau muter ke Karet, Blok M, Mayestik, Thamrin, dan EX. Kita mau bikin kreatif public space. Di situ saya mau lihat lapangannya, (dalam pembangunannya) akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ungkapnya.
Nantinya, setelah mendapatkan lokasi yang tepat. Jokowi akan memperkirakan estimasi biaya apa saja yang akan digunakan dalam pembuatan ruang publik tersebut.
"Ke sana cuma mau mengukur panjangnya berapa. Mungkin ada yang kena gusur. Ada pagarnya orang, coba kita lihatlah," tandasnya.
Pria yang akrab dipanggil Jokowi ini, akan membangun ruang publik yang konsepnya tidak jauh berbeda dengan yang ada di Singapura.
"Kayak di Singapura, ada Orchad Road. Ada orang jualan handycraft, ada yang main gitar. Saya mau lihat lapangannya," kata Jokowi, sebelum meninggalkan Balai Kota, Jakarta, Senin (29/10/2012).
Untuk mewujudkan keinginannya itu, mantan Wali Kota Solo ini melakukan kunjungan ke beberapa wilayah yang rencananya akan dibangun untuk ruang publik dan ruang aspirasi tersebut.
"Mau muter ke Karet, Blok M, Mayestik, Thamrin, dan EX. Kita mau bikin kreatif public space. Di situ saya mau lihat lapangannya, (dalam pembangunannya) akan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," ungkapnya.
Nantinya, setelah mendapatkan lokasi yang tepat. Jokowi akan memperkirakan estimasi biaya apa saja yang akan digunakan dalam pembuatan ruang publik tersebut.
"Ke sana cuma mau mengukur panjangnya berapa. Mungkin ada yang kena gusur. Ada pagarnya orang, coba kita lihatlah," tandasnya.
(maf)