Jokowi janji bantu warga Muara Angke yang digusur
Senin, 29 Oktober 2012 - 10:16 WIB
Jokowi janji bantu warga Muara Angke yang digusur
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) berjanji akan mencari solusi terkait penggusuran, dan pembongkaran paksa pemukiman warga Muara Angke, Jakarta Utara, yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kepada wartawan Jokowi mengatakan, dirinya telah didatangi oleh perwakilan warga Muara Angke di rumah dinasnya, untuk membicarakan persoalan pembongkaran paksa tersebut.
"Tadi malam mereka sudah temui saya di rumah dinas, kemudian saya ke Tanah Abang. Intinya hanya masalah minta diperhatikan, jangan sampai hanya tergusur begitu saja. Itu dibongkar sendiri, karena mereka sadar. Tapi tetap akan kita carikan solusinya," katanya di Monas, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan peninjauan kembali mengenai ganti rugi terhadap 50 rumah di wilayah tersebut yang dihargai hanya Rp750.000 untuk setiap rumahnya.
"Nanti akan saya pertegas lagi kejadiannya seperti apa. Ini yang mau kita lihat, sebetulnya anggaran untuk mereka berapa," ujarnya.
Sebelumnya, puluhan warga Muara Angke, Kampung Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, mengunjungi rumah dinas Jokowi untuk mengadukan pembongkaran yang dilakukan terhadap rumah yang telah lama mereka huni. Pembongkaran itu sendiri dilakukan oleh Satpol PP, karena PT Perikanan ingin memanfaatkan lahan di tempat rumah tersebut berdiri.
Kepada wartawan Jokowi mengatakan, dirinya telah didatangi oleh perwakilan warga Muara Angke di rumah dinasnya, untuk membicarakan persoalan pembongkaran paksa tersebut.
"Tadi malam mereka sudah temui saya di rumah dinas, kemudian saya ke Tanah Abang. Intinya hanya masalah minta diperhatikan, jangan sampai hanya tergusur begitu saja. Itu dibongkar sendiri, karena mereka sadar. Tapi tetap akan kita carikan solusinya," katanya di Monas, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya juga akan melakukan peninjauan kembali mengenai ganti rugi terhadap 50 rumah di wilayah tersebut yang dihargai hanya Rp750.000 untuk setiap rumahnya.
"Nanti akan saya pertegas lagi kejadiannya seperti apa. Ini yang mau kita lihat, sebetulnya anggaran untuk mereka berapa," ujarnya.
Sebelumnya, puluhan warga Muara Angke, Kampung Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, mengunjungi rumah dinas Jokowi untuk mengadukan pembongkaran yang dilakukan terhadap rumah yang telah lama mereka huni. Pembongkaran itu sendiri dilakukan oleh Satpol PP, karena PT Perikanan ingin memanfaatkan lahan di tempat rumah tersebut berdiri.
(lil)