Pasien muntaber membludak, RSUD tambah bed
Minggu, 28 Oktober 2012 - 15:15 WIB
Pasien muntaber membludak, RSUD tambah bed
A
A
A
Sindonews.com - Empat hari setelah warga desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Banyuasin terserang penyakit diare akut dengan gejala muntaber, jumlah penderita makin bertambah.
Untuk mengantisipasinya, RSUD Banyuasin menambah jumlah tempat tidur (bed) di setiap ruangan rawat inap. Sampai dengan Minggu (28/10/2012) siang, sebanyak 76 pasien muntaber dirawat di RSUD Banyuasin.
Kepala RSUD Banyuasin, Syaumaryadi pada SINDO mengatakan jika kapasitas rumah sakit telah penuh sejak hari ke dua serangan penyakit muntaber di Desa Rantau Bayur. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien muntaber, RSUD menambah kapasitas tempat tidur disetiap kamar.
Misalnya, di bangsal rawat inap penyakit dalam, yang pada kondisi normal hanya berisikan empat tempat tidur, kini menjadi enam bed.
Pada hari ke dua serangan penyakit muntaber sebanyak 65 penderita di rujuk untuk mendapatkan rawat inap. Lalu, sampai dengan hari keempat (Minggu, 28/10/2012) jumlah pasien warga desa Rantau Bayur mencapai 76 pasien.
“Kapasitasnya sudah penuh. Tapi kita harus tetap terima dan beri pelayanan pengobatan. Sehingga, tambah jumlah tempat tempat tidur,” katanya di Banyuasin, Minggu (28/10/2012).
Para pasien penderita muntaber ditempatkan di empat ruangan rawat inap RSUD Banyuasin. Mereka ditempatkan di rawat inap ruangan ICU, ruangan penyakit dalam (PD), ruangan rawat inap anak, dan rawat inap paviliun VIP.
Tiga ruangan diantaranya yang mengalami penambahan tempat tidur diantaranya, ruangan penyakit dalam, ruangan anak dan ruang inap VIP.
Untuk mengantisipasinya, RSUD Banyuasin menambah jumlah tempat tidur (bed) di setiap ruangan rawat inap. Sampai dengan Minggu (28/10/2012) siang, sebanyak 76 pasien muntaber dirawat di RSUD Banyuasin.
Kepala RSUD Banyuasin, Syaumaryadi pada SINDO mengatakan jika kapasitas rumah sakit telah penuh sejak hari ke dua serangan penyakit muntaber di Desa Rantau Bayur. Untuk mengantisipasi lonjakan pasien muntaber, RSUD menambah kapasitas tempat tidur disetiap kamar.
Misalnya, di bangsal rawat inap penyakit dalam, yang pada kondisi normal hanya berisikan empat tempat tidur, kini menjadi enam bed.
Pada hari ke dua serangan penyakit muntaber sebanyak 65 penderita di rujuk untuk mendapatkan rawat inap. Lalu, sampai dengan hari keempat (Minggu, 28/10/2012) jumlah pasien warga desa Rantau Bayur mencapai 76 pasien.
“Kapasitasnya sudah penuh. Tapi kita harus tetap terima dan beri pelayanan pengobatan. Sehingga, tambah jumlah tempat tempat tidur,” katanya di Banyuasin, Minggu (28/10/2012).
Para pasien penderita muntaber ditempatkan di empat ruangan rawat inap RSUD Banyuasin. Mereka ditempatkan di rawat inap ruangan ICU, ruangan penyakit dalam (PD), ruangan rawat inap anak, dan rawat inap paviliun VIP.
Tiga ruangan diantaranya yang mengalami penambahan tempat tidur diantaranya, ruangan penyakit dalam, ruangan anak dan ruang inap VIP.
(ysw)