NU sayangkan perusakan masjid Ahmadiyah
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 23:41 WIB
NU sayangkan perusakan masjid Ahmadiyah
A
A
A
Sindonews.com - Forum Aktivis Muda Nahdlatul Ulama (FAM-NU) Kota Bandung menyayangkan aksi perusakan Masjid Ahmadiyah yang dilakukan oleh anggota Front Pembela Islam (FPI).
Ketua FAM-NU Kota Bandung Asep Hadiana mengatakan, tindakan tersebut jelas sebagai upaya penyerangan, intimidasi, kekerasan, terhadap warga Ahmadiyah.
"Tidak ada jalan lain, polisi harus tegas terhadap pelaku,” kata Asep, dalam konferensi persnya, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/10/2012).
Asep menjelaskan, sebenarnya pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama di Bandung hanyalah sekelompok kecil. Hanya saja, karena terjadi pembiaran oleh aparat maupun pemerintah, kejadian seperti ini terus terulang.
“Saya berbeda dengan Ahmadiyah, dengan kelompok lainnya juga berbeda, tapi bukan berarti harus berantem dan saling tonjok. Maka saya harap LBH Bandung supaya segera membuat BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan melakukan advokasi,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, massa dari FPI Bandung Raya telah merusak kaca dan pintu gerbang Masjid An Nasir. Sejumlah kaca dan pintu gerbang masjid yang berdiri 1948 ini, rusak.pada Kamis 25 Oktober 2012.
FPI berdalih, ingin menegakan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat tentang pelarangan kegiatan Jemaah Ahmadiyah, di Jawa Barat.
Meski begitu, perusakan disebut-sebut bukan dilakukan atas nama FPI melainkan aksi individu yang spontan.
Ketua FAM-NU Kota Bandung Asep Hadiana mengatakan, tindakan tersebut jelas sebagai upaya penyerangan, intimidasi, kekerasan, terhadap warga Ahmadiyah.
"Tidak ada jalan lain, polisi harus tegas terhadap pelaku,” kata Asep, dalam konferensi persnya, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (26/10/2012).
Asep menjelaskan, sebenarnya pelaku kekerasan yang mengatasnamakan agama di Bandung hanyalah sekelompok kecil. Hanya saja, karena terjadi pembiaran oleh aparat maupun pemerintah, kejadian seperti ini terus terulang.
“Saya berbeda dengan Ahmadiyah, dengan kelompok lainnya juga berbeda, tapi bukan berarti harus berantem dan saling tonjok. Maka saya harap LBH Bandung supaya segera membuat BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan melakukan advokasi,” ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, massa dari FPI Bandung Raya telah merusak kaca dan pintu gerbang Masjid An Nasir. Sejumlah kaca dan pintu gerbang masjid yang berdiri 1948 ini, rusak.pada Kamis 25 Oktober 2012.
FPI berdalih, ingin menegakan Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat tentang pelarangan kegiatan Jemaah Ahmadiyah, di Jawa Barat.
Meski begitu, perusakan disebut-sebut bukan dilakukan atas nama FPI melainkan aksi individu yang spontan.
(maf)