Koridor bus way Jakarta-Bekasi dibangun 2013
Rabu, 24 Oktober 2012 - 15:38 WIB
Koridor bus way Jakarta-Bekasi dibangun 2013
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ahmad Heryawan tidak mempermasalahkan tidak hadirnya dua gubernur pada rapat kerja dengan Provinsi DKI Jakarta, Jabar dan Banten lewat Badan Kerja sama Pembangunan (BKSP) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabodetabekjur), di Bandung, Selasa 23 Oktober 2012 malam.
Seperti diberitakan, pada rapat BKSP Jabodetabekjur, dibahas sejumlah masalah penting yang berhubungan dengan DKI Jakarta dan tempat di sekitarnya, misalnya masalah banjir dan transportasi.
Kedua masalah ini, terkait dengan daerah penyangga ibu kota yakni daerah-daerah yang masuk ke Provinsi Jabar dan Banten. Namun, baik Gubernur Banten Ratu Atut maupun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), hanya mengutus perwakilannya.
Lanjut Heryawan, yang penting dalam rapat BKSP Jabodetabekjur tersebut menghasilkan kesepakatan, salah satunya akan dibangunnya koridor utama bus way DKI Jakarta-Bekasi. "Yang penting kan kesepakatan tercapai," kata Heryawan di Bandung, Rabu (24/10/2012).
Dia menambahkan, tidak hadirnya Jokowi dan Atut, karena kesibukan masing-masing sehingga tidak bisa hadir langsung dalam acara yang digelar di Hotel Grand Royal Panghegar itu. “Jokowi kan baru menjabat sebagai gubernur sehingga sibuk," terangnya.
Dia berjanji, kerja sama terus dilakukan dengan menghidupkan komunikasi Gubernur DKI Jokowi maupun Gubernur Banten Ratu Atut.
Heryawan menuturkan, selain disepakati pembangunan bus way yang akan dimulai 2013, juga ditandatangani kerja sama bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial di daerah perbatasan tiga provinsi. Selanjutnya kerja sama itu akan dimatangkan dengan rapat-rapat teknis.
Seperti diberitakan, pada rapat BKSP Jabodetabekjur, dibahas sejumlah masalah penting yang berhubungan dengan DKI Jakarta dan tempat di sekitarnya, misalnya masalah banjir dan transportasi.
Kedua masalah ini, terkait dengan daerah penyangga ibu kota yakni daerah-daerah yang masuk ke Provinsi Jabar dan Banten. Namun, baik Gubernur Banten Ratu Atut maupun Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), hanya mengutus perwakilannya.
Lanjut Heryawan, yang penting dalam rapat BKSP Jabodetabekjur tersebut menghasilkan kesepakatan, salah satunya akan dibangunnya koridor utama bus way DKI Jakarta-Bekasi. "Yang penting kan kesepakatan tercapai," kata Heryawan di Bandung, Rabu (24/10/2012).
Dia menambahkan, tidak hadirnya Jokowi dan Atut, karena kesibukan masing-masing sehingga tidak bisa hadir langsung dalam acara yang digelar di Hotel Grand Royal Panghegar itu. “Jokowi kan baru menjabat sebagai gubernur sehingga sibuk," terangnya.
Dia berjanji, kerja sama terus dilakukan dengan menghidupkan komunikasi Gubernur DKI Jokowi maupun Gubernur Banten Ratu Atut.
Heryawan menuturkan, selain disepakati pembangunan bus way yang akan dimulai 2013, juga ditandatangani kerja sama bidang kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial di daerah perbatasan tiga provinsi. Selanjutnya kerja sama itu akan dimatangkan dengan rapat-rapat teknis.
(san)