Ahok ajak buruh gasak pungli
Rabu, 24 Oktober 2012 - 13:08 WIB
Ahok ajak buruh gasak pungli
A
A
A
Sindonews.com - Pungutan liar (pungli) dan sulitnya birokrasi dijadikan alasan pengusaha keberatan jika menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) selama ini.
Karena itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengajak masyarakat Jakarta, termasuk para buruh,
bersama-sama membersihkan pungli dan memudahkan birokrasi yang sulit itu.
"Saya ini pengusaha juga, biasa alasan pengusaha sulit menaikkan gaji buruh karena besarnya pungli dan birokrasi yang berat. Nah, misal ada pungli di mana, kita gasak bersama buruh," tegas Ahok saat rapat dengan perwakilan buruh di Kantor Gubernur, Medan Merdeka Selatan, Rabu (24/10/2012).
Dengan melakukan pembersihan dua item tersebut, pria akrab disapa dengan Ahok ini yakin tidak ada alasan lagi pengusaha sulit untuk menaikkan UPM buruh.
"Jadi tidak ada alasan beban berat untuk menaikkan gaji buruh, jika itu bisa diselesaikan. Mari kita sama-sama bersihkan pungli dan birokrasi yang berat," ujarnya.
Namun, jika kedua persoalan itu bisa dibersihkan tapi pengusaha tetap enggan menaikkan gaji, para buruh diminta melaporkan kepadanya.
"Kalau pengusaha macam-macam ke bapak (buruh) panggil saya. Kalau pengusaha bohong tidak mungkin. Saya bisa ngitung," jelasnya.
Ahok juga berjanji akan memanggil para pengusaha untuk mengetahui persoalan-persoalan apa yang terjadi sehingga kesulitan menaikkan UMP. "Saya akan panggil pengusaha, saya mau tanya komponen apa yang bikin dia sulit naik gaji," tutupnya.
Karena itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengajak masyarakat Jakarta, termasuk para buruh,
bersama-sama membersihkan pungli dan memudahkan birokrasi yang sulit itu.
"Saya ini pengusaha juga, biasa alasan pengusaha sulit menaikkan gaji buruh karena besarnya pungli dan birokrasi yang berat. Nah, misal ada pungli di mana, kita gasak bersama buruh," tegas Ahok saat rapat dengan perwakilan buruh di Kantor Gubernur, Medan Merdeka Selatan, Rabu (24/10/2012).
Dengan melakukan pembersihan dua item tersebut, pria akrab disapa dengan Ahok ini yakin tidak ada alasan lagi pengusaha sulit untuk menaikkan UPM buruh.
"Jadi tidak ada alasan beban berat untuk menaikkan gaji buruh, jika itu bisa diselesaikan. Mari kita sama-sama bersihkan pungli dan birokrasi yang berat," ujarnya.
Namun, jika kedua persoalan itu bisa dibersihkan tapi pengusaha tetap enggan menaikkan gaji, para buruh diminta melaporkan kepadanya.
"Kalau pengusaha macam-macam ke bapak (buruh) panggil saya. Kalau pengusaha bohong tidak mungkin. Saya bisa ngitung," jelasnya.
Ahok juga berjanji akan memanggil para pengusaha untuk mengetahui persoalan-persoalan apa yang terjadi sehingga kesulitan menaikkan UMP. "Saya akan panggil pengusaha, saya mau tanya komponen apa yang bikin dia sulit naik gaji," tutupnya.
(lns)