Polres Tana Toraja temukan sabu dalam tahanan
Rabu, 24 Oktober 2012 - 11:35 WIB
Polres Tana Toraja temukan sabu dalam tahanan
A
A
A
Sindonews.com - Satuan narkoba Polres Tana Toraja menemukan paket sabu di sel tahanan Polres Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Paket sabu ditemukan saat Polres Tana Toraja melakukan inspeksi mendadak (sidak) di bilik-bilik sel tahanan.
Dalam sidak itu, polisi melakukan penggeledahan di setiap bilik sel yang dihuni tahanan polres Tana Toraja. Akhirnya ditemukan paket sabu dalam bilik sel yang dihuni Yuni, tahanan kasus narkoba.
"Dalam bilik sel Yuni, polisi menyita dua bungkus plastik sabu. Satu bungkus masih berisi sabu dan satu bungkus sudah kosong, diduga sudah habis dipakai," jelas Wakapolres Tana Toraja Kompol Novly F Pitoy, di Mapolres Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (24/10/2012).
Selain dua bungkus paket sabu, polisi juga menemukan alat yang diduga digunakan untuk mengisap sabu. Diantaranya dua buah korek api, dua buah lilin, dan beberapa buah pipet. Di bilik sel tahanan lainnya, polisi juga berhasil menemukan beberapa jenis obat penenang.
"Paket sabu beserta alat hisap dan obat penenang yang ditemukan dalam bilik sel tahanan sudah kami sita sebagai barang bukti untuk penyelidikan," ujar Novly.
Novly juga mengatakan, paket sabu beserta alat hisap dan obat penenang terdapat dalam sel tahan diduga dibawa oleh oknum pembesuk saat menjenguk tahanan.
Guna mengantisipasi adanya barang-barang terlarang masuk dalam sel tahanan, Polres Tana Toraja akan lebih memperketat pengawasan terhadap setiap pembesuk yang akan menjenguk tahanan. Pembesuk juga tidak diperkenankan membesuk tahanan diluar jam besuk.
"Setiap pembesuk dan barang bawaannya akan diperiksa secara ketat oleh petugas jaga sebelum diizinkan menjeguk tahanan pada jam besuk," katanya.
Sementara itu, Kasat narkoba Polres Tana Toraja AKP Sudarman menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menelusuri pemilik paket sabu beserta alat isap dan obat penenang yang ditemukan dalam bilik sel tahanan.
"Kami akan melakukan penyelidikan terkait penemuan paket sabu dan obat penenang tersebut tersebut," jelasnya.
Dalam sidak itu, polisi melakukan penggeledahan di setiap bilik sel yang dihuni tahanan polres Tana Toraja. Akhirnya ditemukan paket sabu dalam bilik sel yang dihuni Yuni, tahanan kasus narkoba.
"Dalam bilik sel Yuni, polisi menyita dua bungkus plastik sabu. Satu bungkus masih berisi sabu dan satu bungkus sudah kosong, diduga sudah habis dipakai," jelas Wakapolres Tana Toraja Kompol Novly F Pitoy, di Mapolres Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (24/10/2012).
Selain dua bungkus paket sabu, polisi juga menemukan alat yang diduga digunakan untuk mengisap sabu. Diantaranya dua buah korek api, dua buah lilin, dan beberapa buah pipet. Di bilik sel tahanan lainnya, polisi juga berhasil menemukan beberapa jenis obat penenang.
"Paket sabu beserta alat hisap dan obat penenang yang ditemukan dalam bilik sel tahanan sudah kami sita sebagai barang bukti untuk penyelidikan," ujar Novly.
Novly juga mengatakan, paket sabu beserta alat hisap dan obat penenang terdapat dalam sel tahan diduga dibawa oleh oknum pembesuk saat menjenguk tahanan.
Guna mengantisipasi adanya barang-barang terlarang masuk dalam sel tahanan, Polres Tana Toraja akan lebih memperketat pengawasan terhadap setiap pembesuk yang akan menjenguk tahanan. Pembesuk juga tidak diperkenankan membesuk tahanan diluar jam besuk.
"Setiap pembesuk dan barang bawaannya akan diperiksa secara ketat oleh petugas jaga sebelum diizinkan menjeguk tahanan pada jam besuk," katanya.
Sementara itu, Kasat narkoba Polres Tana Toraja AKP Sudarman menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk menelusuri pemilik paket sabu beserta alat isap dan obat penenang yang ditemukan dalam bilik sel tahanan.
"Kami akan melakukan penyelidikan terkait penemuan paket sabu dan obat penenang tersebut tersebut," jelasnya.
(rsa)