5 penghuni kosan hangus terbakar
Rabu, 24 Oktober 2012 - 09:40 WIB
5 penghuni kosan hangus terbakar
A
A
A
Sindonews.com - Lima penghuni kosan yang terletak di belakang los penjualan emas dan salon kecantikan, ditemukan hangus terbakar. Saat ditemukan, posisi kelima korban kebakaran tersebut saling berdekatan dan berpelukan.
Korban kali pertama diketahui oleh rekan sesama penghuni kosan. Saat kejadian, penghuni kosan dibangunkan oleh warga agar segera bangun dan meninggalkan kosan. Namun, kelima korban tidak bangun dan terjebak kobaran api.
Dari lima korban yang ditemukan tewas, tiga korban diketahui identitasnya. Mereka adalah Nurlina, Hilna dan Aco. Sedang dua korban lainnya, sampai saat ini belum diketahui. Kerabat korban maupun petugas masih mencari keluarga korban dan pemilik kosan.
Kapolsek Palu Selatan Kompol Saemuda Ali mengatakan, pasar tradisonal Masomba Palu, di Jalan Tanjung Pangimpuan dan Jalan Tanjung Manimbaya, Keluarahan Tatura, Palu Selatan, ludes terbakar sekira rpukul 03.30 WITA.
"Puluhan los yang berjualan emas, pakaian dan satu kantor cabang pegadaian rata dengan tanah. Sumber api oleh sejumlah saksi menyebutkan berasal dari salah satu kosan yang berada tepat di belakang los penjualan emas dan pakaian," ujar Saemuda, di Palu, Rabu (24/10/2012).
Korban kali pertama diketahui oleh rekan sesama penghuni kosan. Saat kejadian, penghuni kosan dibangunkan oleh warga agar segera bangun dan meninggalkan kosan. Namun, kelima korban tidak bangun dan terjebak kobaran api.
Dari lima korban yang ditemukan tewas, tiga korban diketahui identitasnya. Mereka adalah Nurlina, Hilna dan Aco. Sedang dua korban lainnya, sampai saat ini belum diketahui. Kerabat korban maupun petugas masih mencari keluarga korban dan pemilik kosan.
Kapolsek Palu Selatan Kompol Saemuda Ali mengatakan, pasar tradisonal Masomba Palu, di Jalan Tanjung Pangimpuan dan Jalan Tanjung Manimbaya, Keluarahan Tatura, Palu Selatan, ludes terbakar sekira rpukul 03.30 WITA.
"Puluhan los yang berjualan emas, pakaian dan satu kantor cabang pegadaian rata dengan tanah. Sumber api oleh sejumlah saksi menyebutkan berasal dari salah satu kosan yang berada tepat di belakang los penjualan emas dan pakaian," ujar Saemuda, di Palu, Rabu (24/10/2012).
(san)