Rumah pensiunan TNI-AD meledak
Rabu, 24 Oktober 2012 - 09:14 WIB
Rumah pensiunan TNI-AD meledak
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah ledakan terjadi di rumah pensiunan TNI-AD Alwi Anwar (66) Warga RT 16 RW 03 Dusun Jasem, Desa Bulusidokare, Sidoarjo. Akibat ledakan itu, Alwi Anwar dan Hadlori luka bakar dan dilarikan ke RSUD Sidoarjo.
Sejauh ini belum diketahui penyebab ledakan itu. Namun, karena ledakan cukup kuat membuat isi rumah berantakan. Bahkan, beberapa rumah yang berdekatan juga ikut berantakan.
Informasi yang diperoleh, sekira pukul 00.30 WIB, Rabu 23 Oktober 2012 malam. Warga yang sedang tidur pulas terbangun oleh suara ledakan keras. Tak lama berselang terdengar suara orang minta tolong dari rumah Alwi Anwar yang lokasinya berada di belakang rumah warga lainnya.
"Suaranya seperti ledakan bom. Saya dan beberapa teman saya langsung ke lokasi," ujar warga sekitar yang saat kejadian sedang duduk didekat jalan, Ibrahim, Kamis (24/10/2012).
Ibrahim yang saat itu bersama Sholeh anak Alwi Anwar langsung ke rumah pensiunan Garnisun TNI-AD. Alwi mengalami luka lecet dibagian kedua tangan, dada dan kepala.
Sedangkan kondisi rumah, roboh tembok bagian depan serta isi rumah yang berantakan.
Hadlori pemilik rumah yg bersebelahan dengan Alwi juga mengalami luka-luka dibagian kepala akibat kejatuhan reuntuhan bangunan rumahnya yang ikut terdampak ledakan.
Rofiq, keponakan Hadlori yg tinggal serumah mengatakan, saat itu dia baru saja pulang. Ketika memasuki rumahnya dia hendak mencharge handphone kaget mendengar suara ledakan hebat.
Saat dia keluar, melihat tembok rumah milik Alwi roboh dan isinya berantakan akibat ledakan. Selain itu empat rumah milik warga lainnya isi rumahnya berantakan.
Korban langsung dilarikan ke RSUD sidoarjo untuk mendapatkan perawatan serius. Suparmi, istri Alwi Anwar hanya mengalami luka ringan dan beristirahat di rumah anaknya yang berdekatan.
Sementara menurut Kapolsek Sidoarjo Kompol Mujiono pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyelidikan terkait ledakan di rumah pensiunan TNI-AD tersebut.
"Kita masih menyelidiki kasus ledakan ini.Untuk mengetahui penyebabnya kita masih menunggu tim Labfor Polda Jatim," ujar Mujiono.
Sejauh ini belum diketahui penyebab ledakan itu. Namun, karena ledakan cukup kuat membuat isi rumah berantakan. Bahkan, beberapa rumah yang berdekatan juga ikut berantakan.
Informasi yang diperoleh, sekira pukul 00.30 WIB, Rabu 23 Oktober 2012 malam. Warga yang sedang tidur pulas terbangun oleh suara ledakan keras. Tak lama berselang terdengar suara orang minta tolong dari rumah Alwi Anwar yang lokasinya berada di belakang rumah warga lainnya.
"Suaranya seperti ledakan bom. Saya dan beberapa teman saya langsung ke lokasi," ujar warga sekitar yang saat kejadian sedang duduk didekat jalan, Ibrahim, Kamis (24/10/2012).
Ibrahim yang saat itu bersama Sholeh anak Alwi Anwar langsung ke rumah pensiunan Garnisun TNI-AD. Alwi mengalami luka lecet dibagian kedua tangan, dada dan kepala.
Sedangkan kondisi rumah, roboh tembok bagian depan serta isi rumah yang berantakan.
Hadlori pemilik rumah yg bersebelahan dengan Alwi juga mengalami luka-luka dibagian kepala akibat kejatuhan reuntuhan bangunan rumahnya yang ikut terdampak ledakan.
Rofiq, keponakan Hadlori yg tinggal serumah mengatakan, saat itu dia baru saja pulang. Ketika memasuki rumahnya dia hendak mencharge handphone kaget mendengar suara ledakan hebat.
Saat dia keluar, melihat tembok rumah milik Alwi roboh dan isinya berantakan akibat ledakan. Selain itu empat rumah milik warga lainnya isi rumahnya berantakan.
Korban langsung dilarikan ke RSUD sidoarjo untuk mendapatkan perawatan serius. Suparmi, istri Alwi Anwar hanya mengalami luka ringan dan beristirahat di rumah anaknya yang berdekatan.
Sementara menurut Kapolsek Sidoarjo Kompol Mujiono pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyelidikan terkait ledakan di rumah pensiunan TNI-AD tersebut.
"Kita masih menyelidiki kasus ledakan ini.Untuk mengetahui penyebabnya kita masih menunggu tim Labfor Polda Jatim," ujar Mujiono.
(rsa)