Wali kota juga harus mau turun ke lapangan
Rabu, 24 Oktober 2012 - 07:31 WIB
Wali kota juga harus mau turun ke lapangan
A
A
A
Sindonews.com - Seluruh wali kota dan bupati yang ada di DKI Jakarta harus bekerja lebih keras, dan turun ke lapangan untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang ada di daerahnya.
Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, para bupati dan wali kota di Jakarta harus meniru langkah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang berusaha turun langsung ke lapangan melihat keluhan warganya.
"Jokowi ini kan punya lima wali kota dan satu bupati. Sekarang, para wali kota dan bupati itu harus bekerja lebih keras, dengan turun ke lapangan," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Dia mengungkapkan, masyarakat juga harus ikut aktif mengawasi kinerja pemerintahan pemerintah daerah, sehingga bisa segera melaporkan jika menemukan adanya dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh aparat pemerintah daerah.
"Harus ada perbaikan sistem yang mengedepankan disiplin. Yang inspeksi seharusnya bukan hanya gubernur, tapi juga masyarakat. Masyarakat boleh memberikan pengaduan. Tinggal sebut saja pejabat yang tidak mau melayani, atau bahkan menciptakan korupsi," ujarnya.
Menurutnya, Jokowi sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk membenahi Jakarta. Karena, seluruh program yang dilakukan pemerintahan Jokowi tidak akan efektif jika tidak diawasi langsung oleh masyarakat.
Seperti diketahui, di awal masa pemerintahannya, Jokowi terus melakukan kunjungan di lapangan untuk mengetahui secara pasti apa saja yang selama ini menjadi masalah di Jakarta.
Pagi tadi, Jokowi melakukan inspeksi mendadak di Kantor Kecamatan Cempaka Putih, dan mendapati Camat Cempaka Putih Asril Rizal belum berada di kantornya. Namun, Asril beralasan tengah menghadiri acara PKK atas undangan Wali Kota Jakarta Pusat.
Pengamat perkotaan dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan, para bupati dan wali kota di Jakarta harus meniru langkah Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo yang berusaha turun langsung ke lapangan melihat keluhan warganya.
"Jokowi ini kan punya lima wali kota dan satu bupati. Sekarang, para wali kota dan bupati itu harus bekerja lebih keras, dengan turun ke lapangan," katanya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Rabu (24/10/2012).
Dia mengungkapkan, masyarakat juga harus ikut aktif mengawasi kinerja pemerintahan pemerintah daerah, sehingga bisa segera melaporkan jika menemukan adanya dugaan penyimpangan yang diduga dilakukan oleh aparat pemerintah daerah.
"Harus ada perbaikan sistem yang mengedepankan disiplin. Yang inspeksi seharusnya bukan hanya gubernur, tapi juga masyarakat. Masyarakat boleh memberikan pengaduan. Tinggal sebut saja pejabat yang tidak mau melayani, atau bahkan menciptakan korupsi," ujarnya.
Menurutnya, Jokowi sangat membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk membenahi Jakarta. Karena, seluruh program yang dilakukan pemerintahan Jokowi tidak akan efektif jika tidak diawasi langsung oleh masyarakat.
Seperti diketahui, di awal masa pemerintahannya, Jokowi terus melakukan kunjungan di lapangan untuk mengetahui secara pasti apa saja yang selama ini menjadi masalah di Jakarta.
Pagi tadi, Jokowi melakukan inspeksi mendadak di Kantor Kecamatan Cempaka Putih, dan mendapati Camat Cempaka Putih Asril Rizal belum berada di kantornya. Namun, Asril beralasan tengah menghadiri acara PKK atas undangan Wali Kota Jakarta Pusat.
(lil)