Sering dimarahi, pemuda gorok bibi
Selasa, 23 Oktober 2012 - 16:29 WIB
Sering dimarahi, pemuda gorok bibi
A
A
A
Sindonews.com - Kesal sering dimarahi, seorang pemuda di Jombang, Jawa Timur (Jatim) tega menggorok leher bibinya sendiri.
Warga Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur gempar dengan berita tewasnya Ummul Hidayati (30). Ibu dua anak tersebut tewas akibat dibunuh oleh Wahyudi (30) yang tak lain keponakannya sendiri.
Peristiwa tersebut menurut sejumlah saksi mata terjadi karena pelaku kesal sering dimarahi oleh korban.
Menurut warga, pelaku sering minum-minuman keras dan minum pil koplo sehingga sering dinasehati dan dimarahi oleh korban agar menghentikan kebiasaan buruknya tersebut.
Namun bukannya berhenti, pelaku malah marah dan nekat menggorok leher korban dengan pisau dapur hingga tewas. Ummul digorok lehernya saat sedang menggendong buah hatinya yang berusia enam bulan.
Kepala Desa Ngumpul Mohamad Kholil menjelaskan selama ini pelaku tinggal di rumah orangtuanya sendiri yang tak jauh dari rumah korban. Saat korban sedang sendirian bersama bayinya, tiba-tiba pelaku mendatangi korban.
"Saat kejadian tidak terdengar ada pertengkaran antara pelaku dengan korban. Tiba-tiba saja, warga dikejutkan dengan suara tangis bayi yang tak kunjung berhenti," ungkap Kholil menjelaskan kepada wartawan, Selasa (23/10/2012).
Setelah didatangi ke rumahnya, warga melihat korban sudah dalam posisi tergeletak tak bernyawa dan bayinya menangis di sampingnya. Untuk menghindari terjadinya amuk massa, polisi yang datang ke tempat kejadian langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Jombang.
Kasubag Humas polres jombang, AKP Sugeng Widodo menjelaskan sesaat setelah kejadian pelaku tidak melarikan diri dan hanya duduk santai di ruang tamu. Meski demikian, polisi belum bersedia menjelaskan apa motif dan kronologis kejadian tersebut.
Warga Desa Ngumpul, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Jawa Timur gempar dengan berita tewasnya Ummul Hidayati (30). Ibu dua anak tersebut tewas akibat dibunuh oleh Wahyudi (30) yang tak lain keponakannya sendiri.
Peristiwa tersebut menurut sejumlah saksi mata terjadi karena pelaku kesal sering dimarahi oleh korban.
Menurut warga, pelaku sering minum-minuman keras dan minum pil koplo sehingga sering dinasehati dan dimarahi oleh korban agar menghentikan kebiasaan buruknya tersebut.
Namun bukannya berhenti, pelaku malah marah dan nekat menggorok leher korban dengan pisau dapur hingga tewas. Ummul digorok lehernya saat sedang menggendong buah hatinya yang berusia enam bulan.
Kepala Desa Ngumpul Mohamad Kholil menjelaskan selama ini pelaku tinggal di rumah orangtuanya sendiri yang tak jauh dari rumah korban. Saat korban sedang sendirian bersama bayinya, tiba-tiba pelaku mendatangi korban.
"Saat kejadian tidak terdengar ada pertengkaran antara pelaku dengan korban. Tiba-tiba saja, warga dikejutkan dengan suara tangis bayi yang tak kunjung berhenti," ungkap Kholil menjelaskan kepada wartawan, Selasa (23/10/2012).
Setelah didatangi ke rumahnya, warga melihat korban sudah dalam posisi tergeletak tak bernyawa dan bayinya menangis di sampingnya. Untuk menghindari terjadinya amuk massa, polisi yang datang ke tempat kejadian langsung mengamankan pelaku ke Mapolres Jombang.
Kasubag Humas polres jombang, AKP Sugeng Widodo menjelaskan sesaat setelah kejadian pelaku tidak melarikan diri dan hanya duduk santai di ruang tamu. Meski demikian, polisi belum bersedia menjelaskan apa motif dan kronologis kejadian tersebut.
(azh)