WN Nigeria telan sabu Rp1,5 M
Selasa, 23 Oktober 2012 - 15:53 WIB
WN Nigeria telan sabu Rp1,5 M
A
A
A
Sindonews.com - Petugas Bea dan Cukai Bandara Soerkarno Hatta berhasil menangkap warga Nigeria yang diduga membawa sabu. Untuk mengelabui petugas, WNA Nigeria berinisial CR (31) WN itu nekat menelan sabu-sabu seberat 1.118,2 gram.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta Oza Olavia mengatakan, WNA Nigeria itu tiba di bandara menggunakan maskapai penerbangan Emirates dengan nomor penerbangan 358. Dia berangkat dari Dubai dan tiba di Jakarta Senin 22 Oktober 2012 pukul
22.30 WIB.
"Kami curiga kemudian kami tangkap, tapi dia tetap tidak mengaku. Meskipun dalam tubuh pelaku melalui scan di x-ray terdapat benda yang diduga kuat sabu," ujar Oza, di kantornya, Selasa (23/10/2012).
Untuk memastikannya, pelaku kemudian dibawa ke RS Usada Insana, Cikokol, Kota Tangerang.
"Setelah di-scan dan pelaku disuruh meminum obat pencahar, akhirnya pelaku mengakui. Bahkan pelaku sempat menyuap petugas dengan uang dolar kalau dirupiahkan sekitar Rp40 juta," katanya.
Dari dalam tubuh pelaku pun akhirnya keluar sabu yang sudah dikemas dalam bentuk kapsul. "Awalnya hanya 16, belakangan sampai 60 butir. Setelah dites, ternyata benar kapsul tersebut adalah positif sabu," terangnya.
Sementara itu, Humas BNN Kombes Pol Sumirat mengatakan, pelaku nekat memilih modus seperti itu karena dinilai aman. Indonesia sekarang semakin sulit ditembus oleh penyelundupan sabu.
"Kini pelaku jaringan narkotika Internasional sudah mulai mencari jalan lain, misalnya ke bandara-bandara baru di Indonesia, seperti melalui Kupang dan Manado. Bahkan memasukannya melalui Timor Leste dulu," katanya.
Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soetta Oza Olavia mengatakan, WNA Nigeria itu tiba di bandara menggunakan maskapai penerbangan Emirates dengan nomor penerbangan 358. Dia berangkat dari Dubai dan tiba di Jakarta Senin 22 Oktober 2012 pukul
22.30 WIB.
"Kami curiga kemudian kami tangkap, tapi dia tetap tidak mengaku. Meskipun dalam tubuh pelaku melalui scan di x-ray terdapat benda yang diduga kuat sabu," ujar Oza, di kantornya, Selasa (23/10/2012).
Untuk memastikannya, pelaku kemudian dibawa ke RS Usada Insana, Cikokol, Kota Tangerang.
"Setelah di-scan dan pelaku disuruh meminum obat pencahar, akhirnya pelaku mengakui. Bahkan pelaku sempat menyuap petugas dengan uang dolar kalau dirupiahkan sekitar Rp40 juta," katanya.
Dari dalam tubuh pelaku pun akhirnya keluar sabu yang sudah dikemas dalam bentuk kapsul. "Awalnya hanya 16, belakangan sampai 60 butir. Setelah dites, ternyata benar kapsul tersebut adalah positif sabu," terangnya.
Sementara itu, Humas BNN Kombes Pol Sumirat mengatakan, pelaku nekat memilih modus seperti itu karena dinilai aman. Indonesia sekarang semakin sulit ditembus oleh penyelundupan sabu.
"Kini pelaku jaringan narkotika Internasional sudah mulai mencari jalan lain, misalnya ke bandara-bandara baru di Indonesia, seperti melalui Kupang dan Manado. Bahkan memasukannya melalui Timor Leste dulu," katanya.
(lns)