Dua kali gagal haji, suami istri berdiam diri
Selasa, 23 Oktober 2012 - 08:55 WIB
Dua kali gagal haji, suami istri berdiam diri
A
A
A
Sindonews.com - Setelah gagal berhaji pada tahun 2011 lalu, Supaat (75), bersama istrinya Wariah (60), warga Dukuh Dongko, Desa Kebon Batur, Kecamatan Mranggen, Demak, Jawa Tengah, kembali gagal berangkat ke tanah suci Mekkah, karena Visa yang belum keluar.
Mereka mendaftar haji ONH Plus melalui travel PT AL Arafa Al Hukama, Demak dengan biaya Rp126 juta. Mereka mengaku mengalami beban moral dan tekanan mental kepada para tetangganya. Alhasil, mereka hanya berdiam diri di dalam rumah.
"Dua kali gagal haji kami malu. Kami akan menarik semua biaya yang sudah disetorkan pada agen travel," Jelas Wariyah ditemui di rumahnya, Selasa (23/10/2012).
Wariyah menambahkan, dia bersama suaminya berencana akan mendaftar secara resmi melalui Kantor Kementerian Agama, meskipun harus menunggu hingga belasan tahun untuk berangkat.
Sementara itu salah seorang staf PT Al Arafa Al Hukama Zainus Shofi yang dihubungi melalui telepon mengatakan, ada sekitar 52 calon haji yang tahun ini gagal berangkat ke tanah suci.
"Kami berikan kompensasi ibadah umroh pada April-Mei mendatang secara gratis," jelas Shofi.
Namun menurutnya, bila calon haji menarik biaya yang telah disetorkan, maka kompensasi tersebut akan hangus.
Shofi juga belum bisa memastikan setoran haji yang akan ditarik akan dikembalikan utuh atau dikenakan potongan biaya administrasi.
Mereka mendaftar haji ONH Plus melalui travel PT AL Arafa Al Hukama, Demak dengan biaya Rp126 juta. Mereka mengaku mengalami beban moral dan tekanan mental kepada para tetangganya. Alhasil, mereka hanya berdiam diri di dalam rumah.
"Dua kali gagal haji kami malu. Kami akan menarik semua biaya yang sudah disetorkan pada agen travel," Jelas Wariyah ditemui di rumahnya, Selasa (23/10/2012).
Wariyah menambahkan, dia bersama suaminya berencana akan mendaftar secara resmi melalui Kantor Kementerian Agama, meskipun harus menunggu hingga belasan tahun untuk berangkat.
Sementara itu salah seorang staf PT Al Arafa Al Hukama Zainus Shofi yang dihubungi melalui telepon mengatakan, ada sekitar 52 calon haji yang tahun ini gagal berangkat ke tanah suci.
"Kami berikan kompensasi ibadah umroh pada April-Mei mendatang secara gratis," jelas Shofi.
Namun menurutnya, bila calon haji menarik biaya yang telah disetorkan, maka kompensasi tersebut akan hangus.
Shofi juga belum bisa memastikan setoran haji yang akan ditarik akan dikembalikan utuh atau dikenakan potongan biaya administrasi.
(rsa)