Cegah HIV/AIDS, Tegal tambah fasilitas Puskesmas
Selasa, 23 Oktober 2012 - 01:31 WIB
Cegah HIV/AIDS, Tegal tambah fasilitas Puskesmas
A
A
A
Sindonews.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal akan mengaktifkan Balai Pengobatan Penyakit Paru-Paru (BP4) dan Puskesmas Tegal Barat sebagai deteksi dini penyakit menular HIV/AIDS.
Kepala Dinkes Kota Tegal Mohamad Hafidz mengatakan, sesuai data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Tengah dari jumlah estimasi warga Jawa Tengah yang mengidap penyakit HIV/AIDS sebanyak 10.815 orang, tetapi baru 50 persen yang terdeteksi atau sebanyak 5.301 orang.
"Sedangkan untuk Kota Tegal sendiri sesuai data dari tahun 2008 hingga September 2012 baru terdeteksi 64 orang dan 17 orang dinyatakan meninggal dunia karena HIV/AIDS," katanya di Kota Tegal, Senin 22 Oktober 2012.
Hafidz mengakui, kesadaran masyarakat untuk memeriksa diri masih rendah. Tetapi hal ini terjadi karena tempat pemeriksaan secara mendetail baru bisa dilakukan di Klinik VCT RSUD Kardinah Kota Tegal.
"Di klinik tersebut hingga bulan September 2012 berhasil mendeteksi 211 orang positif mengidap HIV/AIDS," tandasnya.
Untuk itu, agar deteksi dini HIV/AIDS bisa tercapai, maka Pemerintah Kota Tegal akan mengaktifkan BP4 dan Puskesmas Tegal Barat.
Bahkan, Hafidz menambahkan fasilitas untuk deteksi HIV/AIDS sedang disiapkan. Diharapkan awal tahun 2013 BP4 dan Puskesmas Tegal Barat bisa berfungsi maksimal.
Kepala Dinkes Kota Tegal Mohamad Hafidz mengatakan, sesuai data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Jawa Tengah dari jumlah estimasi warga Jawa Tengah yang mengidap penyakit HIV/AIDS sebanyak 10.815 orang, tetapi baru 50 persen yang terdeteksi atau sebanyak 5.301 orang.
"Sedangkan untuk Kota Tegal sendiri sesuai data dari tahun 2008 hingga September 2012 baru terdeteksi 64 orang dan 17 orang dinyatakan meninggal dunia karena HIV/AIDS," katanya di Kota Tegal, Senin 22 Oktober 2012.
Hafidz mengakui, kesadaran masyarakat untuk memeriksa diri masih rendah. Tetapi hal ini terjadi karena tempat pemeriksaan secara mendetail baru bisa dilakukan di Klinik VCT RSUD Kardinah Kota Tegal.
"Di klinik tersebut hingga bulan September 2012 berhasil mendeteksi 211 orang positif mengidap HIV/AIDS," tandasnya.
Untuk itu, agar deteksi dini HIV/AIDS bisa tercapai, maka Pemerintah Kota Tegal akan mengaktifkan BP4 dan Puskesmas Tegal Barat.
Bahkan, Hafidz menambahkan fasilitas untuk deteksi HIV/AIDS sedang disiapkan. Diharapkan awal tahun 2013 BP4 dan Puskesmas Tegal Barat bisa berfungsi maksimal.
(ysw)