Hingga kini, 5 orang ditangkap di Poso

Minggu, 21 Oktober 2012 - 08:35 WIB
Hingga kini, 5 orang...
Hingga kini, 5 orang ditangkap di Poso
A A A
Sindonews.com - Hingga saat ini, setidaknya sudah lima orang orang ditangkap atau diamankan di berbagai lokasi oleh aparat kepolisian di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Tiga orang diamankan di Lore Utara sedangkan dua orang lainnya diamankan di wilayah Kota Poso. Dua di antaranya telah dibawa oleh tim Detasemen Khusus 88 Antiteror ke markas Kepolisian Daerah Sulteng di Palu.

pihak kepolisian di Poso, Sulteng mulai melakukan penangkapan terhadap sejumlah orang yang ada di Poso pada Jumat pagi 19 Oktober. Tiga orang yang diduga sebagai teroris warga Desa Watuamaeta Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, diamankan petugas. 120 kilometer dari Lore Utara di kecamatan Poso Kota Utara, dua orang juga ditangkap dalam sebuah razia yang digelar di wilayah Desa Madale Kecamatan Poso utara. Kedua orang yang ditangkap itu berinisial S (24) warga Desa Panca Makmur Malino dan A (23) warga desa Mawomba, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Unauna. Kedua orang yang ditangkap di Poso itu selanjutnya dibawa oleh Densus 88 Antiteror ke Polda Sulteng/

Wakil Kepala Polda Sulteng Kombes Pol Urip Subagyo mengatakan tiga terduga teroris yang ditangkap di Desa Watumaeta hingga Sabtu sore masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Polsek Lore Utara.
"Belum dipastikan apakah ketiga terduga teroris yang ditangkap dalam sebuah penggerebekan oleh 20 personel Polsek Lore Utara itu akan turut dibawa ke Polda Sulteng atau tidak," ungkap Urip menjelaskan kepada wartawan.

Urip tidak bersedia menjelaskan hasil dari pemeriksaan sementara terhadap kelima orang yang ditangkap di dua lokasi terpisah di Poso itu. Ia hanya mengatakan masih didalami dan diteliti/

Ketiga orang yang ditangkap di Lore Utara itu masing masing berinisial HL (47), MR (42) dan NL (50).

Dari tangan ketiganya, polisi mengamankan sejumlah barang barang bukti di antaranya satu buah parang, satu buah keris, 30 anak panah Ambon dan lebih dari 20 buku-buku jihad serta sebuah selebaran yang berisi tantangan berperang terbuka terhadap Densus 88 Antiteror.
(azh)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
2 menit yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
8 menit yang lalu
Insiden di Blok M, Kuasa...
Insiden di Blok M, Kuasa Hukum Selebgram MIA Beri Klarifikasi
14 menit yang lalu
Jadi Ruang Kolaborasi...
Jadi Ruang Kolaborasi Seniman, Menekraf Apresiasi ArtMoments Jakarta 2026
24 menit yang lalu
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
34 menit yang lalu
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved