Pria stres ancam penumpang dengan parang & tombak
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 21:33 WIB
Pria stres ancam penumpang dengan parang & tombak
A
A
A
Sindonews.com - Diduga stres berat, seorang penumpang kapal KM Tidar asal Nusa Tenggara Timur (NTT) mengamuk di atas kapal dengan menggunakan senjata tajam. Beruntung aksi yang dilakukannya tidak menimbulkan korban.
Aparat kepolisian dari polres Pelabuhan Makassar baru bisa mengamankan pelaku setelah tiga jam lebih membujuk.
Diketahui pria stres tersebut adalah Arnold. Dia mengamuk dengan menggunakan parang dan tombak sambil mengacungkan ke penumpang lain disertai nada ancaman.
Saat pelaku naik keatas sekoci kapal, barulah Lima petugas keamanan bisa membekuk pelaku dan merampas kedua senjata tajam yang terus dipegangnya.
Arnold pun langsung digelandang ke pos polisi Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, beserta senjata tajam yang berhasil diamankan.
Diketahui Arnold naik dari pelabuhan Pare-Pare, namun tiba-tiba mengamuk di atas kapal saat KM Tidar bersandar di Dermaga.
Saat diinterogasi, Arnold yang akan kembali ke kampung halamannya di Kupang NTT mengaku stres karena ditinggalkan oleh istrinya.
Akibat aksi tersebut jadwal pemberangkatan KM Tidar sempat terhambat selama kurang lebih tiga jam.
Aparat kepolisian dari polres Pelabuhan Makassar baru bisa mengamankan pelaku setelah tiga jam lebih membujuk.
Diketahui pria stres tersebut adalah Arnold. Dia mengamuk dengan menggunakan parang dan tombak sambil mengacungkan ke penumpang lain disertai nada ancaman.
Saat pelaku naik keatas sekoci kapal, barulah Lima petugas keamanan bisa membekuk pelaku dan merampas kedua senjata tajam yang terus dipegangnya.
Arnold pun langsung digelandang ke pos polisi Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, beserta senjata tajam yang berhasil diamankan.
Diketahui Arnold naik dari pelabuhan Pare-Pare, namun tiba-tiba mengamuk di atas kapal saat KM Tidar bersandar di Dermaga.
Saat diinterogasi, Arnold yang akan kembali ke kampung halamannya di Kupang NTT mengaku stres karena ditinggalkan oleh istrinya.
Akibat aksi tersebut jadwal pemberangkatan KM Tidar sempat terhambat selama kurang lebih tiga jam.
(rsa)