BKBPP Lutim maksimal peran gender
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 01:08 WIB
BKBPP Lutim maksimal peran gender
A
A
A
Sindonews.com - Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Luwu Timur (Lutim) menggelar pendidikan dan pelatihan (Diklat) peningkatan peran serta dan kesetaraan gender berbasis perencanaan dan penganggaran responsif gender (PPRG).
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KBPP Haslinda mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan setiap unit kerja, lembaga sosial, di kabupaten dan kecamatan dalam menyusun perencanaan PPRG.
"Kami sengaja melakukan diklat ini untuk menambah pengetahuan mengenai gender," terangnya di Hotel SIkumbang, Kecamatan Tomoni, Jumat (19/10/2012).
Materi yang disajikan kata Haslinda, konsep gender dan pengarusutamaan gender, PPRG dan analisis responsif gender, kebijakan pengarusutamaan gender di Kabupaten Luwu Timur.
Sementara Wabup Lutim, HM Thoriq Husler mengatakan untuk mengintegrasikan isu gender dalam berbagai program dan kegiatan..
Karena itu, kata Husler, kegiatan ini penting dilakukan sehingga tercapai satu kesepahaman dan komitmen bersama seluruh stake holder untuk melakukan perencanaan penganggaran yang peka dan responsif gender.
"Target kami, proses penganggaran dapat dilakukan secara lebih proporsional," katanya.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta terdiri Kopel, kementerian agama, Stikes Batara Guru, kecamatan, puskesmas, PLKB, PNPM, dan RSUD I Laga Ligo. Diklat ini berlangsung selama dua hari, 18-19 Oktober 2012 di Aula Hotel Sikumbang Kecamtan Tomoni.
Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak KBPP Haslinda mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan setiap unit kerja, lembaga sosial, di kabupaten dan kecamatan dalam menyusun perencanaan PPRG.
"Kami sengaja melakukan diklat ini untuk menambah pengetahuan mengenai gender," terangnya di Hotel SIkumbang, Kecamatan Tomoni, Jumat (19/10/2012).
Materi yang disajikan kata Haslinda, konsep gender dan pengarusutamaan gender, PPRG dan analisis responsif gender, kebijakan pengarusutamaan gender di Kabupaten Luwu Timur.
Sementara Wabup Lutim, HM Thoriq Husler mengatakan untuk mengintegrasikan isu gender dalam berbagai program dan kegiatan..
Karena itu, kata Husler, kegiatan ini penting dilakukan sehingga tercapai satu kesepahaman dan komitmen bersama seluruh stake holder untuk melakukan perencanaan penganggaran yang peka dan responsif gender.
"Target kami, proses penganggaran dapat dilakukan secara lebih proporsional," katanya.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta terdiri Kopel, kementerian agama, Stikes Batara Guru, kecamatan, puskesmas, PLKB, PNPM, dan RSUD I Laga Ligo. Diklat ini berlangsung selama dua hari, 18-19 Oktober 2012 di Aula Hotel Sikumbang Kecamtan Tomoni.
(ysw)